Breaking News:

Nasib Para Oknum yang Beri Komentar Negatif KRI Nanggala: Dicambuk hingga Terancam Hukuman Penjara

Hukuman yang didapat para oknum pemberi komentar negatif soal Nanggala 402 di media sosial, terancam dicambuk hingga hukuman penjara

Editor: wulanndari
Dok. FB Benji
Kapal selam KRI Nanggala-402 saat singgah di perairan Lombok, tepatnya di kawasan Gili Trawangan, tahun 2013 silam - Hukuman yang didapat para oknum pemberi komentar negatif soal Nanggala 402 di media sosial, terancam dicambuk hingga hukuman penjara 

Berikut Tribunnews.com rangkum nasib tiga oknum yang tulis komentar negatif soal tragedi KRI Nanggala-402:

Imam Kurniawan Berakhir Dicambuk hingga Minta Ampun

Sosok Imam Kurniawan langsung menjadi viral di media sosial Facebook setelah melecehkan istri korban KRI Nanggala 402.

Warga Kecamatan Medan Marelan yang berprofesi sebagai petani ini memberikan komentar tak senonoh dipostingan Aliansi Kuli Seluruh Indonesia (AKSI).

Dalam postingan yang mengabarkan tragedi KRI Nanggala-402, dia menulis komentar "Disaat kapal selam mu tenggelam disitu istri mu ku *w*".

Sontak, komentar Imam Kurniawan ini pun langsung menjadi kontroversi hingga Imam Kurniawan diciduk polisi.

Dalam video yang beredar, Imam Kurniawan tampak bertelanjang dada mengenakan celana panjang hitam dan duduk di lantai.

Terdengar suaranya meminta ampun dan seorang pria yang memegang benda mirip selang air mencambuk tubuh Imam Kurniawan berkali-kali.

Imam Kurniawan Nangis Dicambuki TNI, Posting di FB Ingin Cabuli Istri Korban KRI Nanggala
Imam Kurniawan Nangis Dicambuki TNI, Posting di FB Ingin Cabuli Istri Korban KRI Nanggala (Istimewa)

"Ampun pak, ampun pak. Saya minta maaf yang sebesar-besarnya pak," kata Imam Kurniawan sembari mengangkat kedua tangannya memohon ampun.

Karena kesakitan, Imam Kurniawan mengangkat kedua tangannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved