Breaking News:

Tidak Ada Bukti Perselingkuhan, Suami di Mataram Sudah Terlanjur Bunuh Istrinya

Penyidik Polresta Mataram pun belum menemukan bukti-bukti yang menunjukkan korban selingkuh dengan laki-laki lain dlaam kasus suami bunuh istri

TribunLombok.com/Sirtupillaili
CEMBURU: Asgar, tersangka kasus pembunuhan istri sendiri melakukan reka ulang adegan dimana dia cemburu melihat istrinya telponan dengan orang lain, Rabu (28/4/2021).  

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Muhammad Ali Asgar (30) sudah terlanjur  membunuh istrinya Halimatussakdiyah (29), saat mereka berjualan buah di Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Rembiga, Kota Mataram, Sabtu (17/4/2021), dini hari.

Tapi hingga saat ini kecemburuan pelaku tidak bisa dibuktikan.

Bahkan penyidik Polresta Mataram pun belum menemukan bukti-bukti yang menunjukkan korban selingkuh dengan laki-laki lain.

"Sampai detik ini kita belum ada bukti yang valid bahwa terjadi perselingkuhan," kata Kasat Reskrim Polresta Mataram Kombes Pol Kadek Adi Budi Astawa, usai rekonstruksi kasus, Rabu (28/4/2021).

Baca juga: Pedagang Buah di Mataram Peragakan 21 Adegan saat Membunuh Istrinya

Suami maupun polisi belum memiliki bukti konkret perselingkuhan terjadi.

Kadek menjelaskan, penyakit polisi fokus pada alat-alat bukti yang mengarah pada pembunuhan.

Tonton Juga :

"Kita tidak fokus apakah ada perspektif lain dari keluarga pelaku atau keluarga korban, hal-hal di luar konstruksi," katanya.

Baca juga: Kakak Adik Tewas Kena Ledakan Petasan Racikan Sendiri, Rumah Hancur dan Korban Terlempar 5 Meter

Polisi fokus pada penanganan kasus pembunuhan dengan bukti-bukti yang ada.

Tersangka Asgar kini ditahan di Polresta Mataram untuk penyidikan selanjutnya.

Dia mengakui semua perbuatannya kepada polisi.

Warga Lingkungan Moncok Karya, Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram ini nekat menusuk istrinya karena termakan api cemburu, Sabtu (17/4/2021), dini hari.

Peristiwa tersebut sempat menghebohkan warga Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

(*)

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved