Breaking News:

Warga Baduy Menangis Memohon Hutan yang Sakral Tak Dirusak Penambang Emas: Kami Mohon ke Pemerintah

Viral video warga Baduy sedih memohon agar hutan yang sakral tak dirusak penambang emas, ini reaksi Kepala Polda Banten

Dok. Jaro Dulhani
Warga Baduy menangis dan minta tolong ke pemerintah lantaran hutan sakralnya dirusak penambang emas liar. 

Dulhani mengatakan, pria dalam video tersebut adalah Ayah Pulung yang merupakan warga Baduy Dalam. Pulung merupakan cucu dari leluhur Baduy yang ditugaskan untuk menjaga Gunung Liman.

Gunung Liman disakralkan oleh warga Baduy karena menjadi hulu sejumlah sungai penting di Kabupaten Lebak, seperti Ciujung, Ciliman, Cibarani, dan Cibaso.

Secara turun-temurun, kata Dulhani, warga Baduy menjaga hutan Gunung Liman supaya tidak rusak.

Namun, kini hutan tersebut dirusak oleh penambang emas liar.

"Mereka sangat sedih, menangis melihat hutan sakralnya gundul dirusak gurandil," kata Dulhani.

2 hektar hutan dirusak penambang emas liar

Total luas hutan yang rusak, kata Dulhani, sekitar 2 hektar dan sudah berlangsung berbulan-bulan.

Pelakunya diduga sejumlah orang yang berasal dari luar Desa Cibarani.

Saat ini dirinya sudah melaporkan aksi perusakan hutan tersebut ke pihak kepolisian.

"Pokoknya ini, kami mohon pertolongan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) kabupaten, provinsi, jangan kasih ruang, harus ditutup," kata Dulhani.

Halaman
1234
Editor: wulanndari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved