Breaking News:

Polresta Mataram Sita 1.619 Kotak Petasan dan 48 Motor Balap Liar, 25 Remaja Dikurung

Polresta Mataram menyita 48 motor dan 1.619 kotak petasan dalam operasi seminggu terakhir, selain itu, polisi juga menangkap 25 orang remaja

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Dok. Polresta Mataram
OPERASI: Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi (dua dari kiri) menunjukkan petasan yang disita selama operasi, di markas Polresta Mataram, Selasa (20/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram menyita 48 motor dan 1.619 kotak petasan dalam operasi seminggu terakhir.

Selain itu, polisi juga menangkap 25 orang remaja yang terlibat aksi balap liar dan perang petasan di Mataram.

Mereka terjaring dalam tujuh kali operasi, sejak 14 – 20 April 2021.

Baca juga: Perang Mercon setelah Salat Subuh, 11 Pemuda di Jalan Udayana Kota Mataram Diringkus Polisi

Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi menjelaskan, razia dilakukan sebagai upaya menciptakan rasa aman dan kenyaman bagi warga selama ibadah Ramadhan.

Operasi dikemas dalam program Kumandang Ramadhan Resta Mataram (Kurma) 2021.

Tonton Juga :

Program ini akan ditingkatkan sampai Hari Raya Idul Fitri mendatang .

Sasaran operasi antara lain, penyalahgunaan petasan dan kembang api, balap motor liar, balap sepeda, balap cidomo, dan balap lari.

Baca juga: Perang Mercon Seusai Subuh Resahkan Warga, Polsek Praya Tingkatkan Penjagaan

”Hal ini sesuai dengan keluhan masyarakat selama Ramadhan,” kata Heri Wahyudi, dalam keterangan pers, Selasa (20/4/2021).

Ke-48 unit sepeda motor yang disita tersebut digunakan para remaja untuk balap liar.

Lokasi balap liar berbeda-beda. Ada di jalan baru Tohpati, Jalan Airlangga, Jalan Udayana, Turida, dan perbatasan Tembolaq Pelangi.

”Lokasi-lokasi itu kerap dijadikan tempat balapan liar,’’ ungkapnya.  

Selain mengamankan motor, polisi juga menangkap 9 orang pelaku balap liar dan mengeluarkan surat tilang untuk 46 kendaraan.

”Kami juga mengeluarkan 2.130 surat teguran,’’ katanya.

Meski memiliki surat lengkap, 48 kendaraan yang diamankan baru bisa diambil di Polresta Mataram setelah Lebaran Idul Fitri.

Penahanan kendaraan bertujuan untuk mencegah balap liar.

Bila motor diberikan sekarang, ada kemungkinan dipakai balap liar lagi.

Baca juga: Lima Pembalap Liar Ditangkap Polresta Mataram, Kebanyakan Masih Anak-anak

”Kendaraan ini baru bisa diambil setelah lebaran. Syaratnya harus menunjukkan surat dan kelengkapan lainnya. Sekarang tidak boleh,’’ katanya.

OPERASI: Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi (dua dari kiri) menunjukkan motor yang disita selama operasi, di markas Polresta Mataram, Selasa (20/4/2021).
OPERASI: Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi (dua dari kiri) menunjukkan motor yang disita selama operasi, di markas Polresta Mataram, Selasa (20/4/2021). (Dok. Polresta Mataram)

Perang Petasan

Di samping balap liar, polisi juga meminimalisir perang petasan yang banyak dikeluhkan masyarakat.

Selama operasi, petugas mengamankan 11 orang remaja pemain perang petasan.

Di kegiatan Kurma ini, petugas juga menyita 1.619 kotak petasan berbahaya.

“Karena petasan itu ada ledakannya, yang boleh menjual juga di tempat tertentu saja. Ada ketentuannya itu,’’ jelas Heri.

Secara keseluruhan, Polresta Mataram mengamankan 25 orang remaja.

Baca juga: Anak Jalanan dan Bosnya Terjaring Razia Satgas Sosial Mataram

Rinciannya 11 pemain perang petasan, 5 orang pemain balap lari, dan 9 pemain balap motor.

Seluruhnya diamankan dan menjalani pemeriksaan di bagian pidana umum (Pidum) Satreskrim Polresta Mataram.

Sebagai tindak lanjutnya, Polresta mengundang camat, lurah dan kepala lingkungan masing-masing remaja.

Heri meminta, pengawasan tidak hanya dilakukan kepolisian, camat, lurah dan kepala lingkungan serta orang tua juga harus aktif.

Setelah mengisi surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatannya, 25 remaja itu dikembalikan ke orang tua masing-masing.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved