Breaking News:

Bagaimana Hukum Menelan Air Wudhu saat Berpuasa Ramadhan? Simak Penjelasannya

Puasa merupakan salah satu ibadah wajib yang harus dilaksanakan oleh umat Islam selama bulan Ramadhan.

Editor: Wulan Kurnia Putri
Tribun Pontianak
FOTO ILUSTRASI: Berkumur saat berwudhu di siang hari bulan Ramadhan sebaiknya ditunda, lantaran dikhawatirkan tertelan ke dalam mulut. (Tribun Pontianak) 

TRIBUNLOMBOK.COM - Puasa merupakan salah satu ibadah wajib yang harus dilaksanakan oleh umat Islam selama bulan Ramadhan.

Banyak hal-hal yang disunnahkan untuk dilakukan di luar Ramadhan, namun lebih baik ditunda saat berpuasa di bulan tersebut.

Salah satunya ialah berkumur saat sedang wudhu.

Hal itu disampaikan oleh Ustaz Tajul Muluk saat mengisi program 'Tanya Ustaz' yang tayang di kanal YouTube Tribunnews.com.

FOTO ILUSTRASI: Berkumur saat berwudhu di siang hari bulan Ramadhan sebaiknya ditunda, lantaran dikhawatirkan tertelan ke dalam mulut.
FOTO ILUSTRASI: Berkumur saat berwudhu di siang hari bulan Ramadhan sebaiknya ditunda, lantaran dikhawatirkan tertelan ke dalam mulut. (Tribun Pontianak)

Ia mengatakan bahwa para ulama sepakat, sebaiknya menunda berkumur di siang hari.

Hal ini dilakukan lantaran akan menimbulkan rasa khawatir apabila terdapat material yang masuk ke dalam tubuh melalui mulut ataupun hidung.

"Ulama sepakat, sebaiknya ditunda kalau siang hari. Khawatir kalau ada hal-hal yang masuk (ke dalam mulut atau hidung)," ujarnya dalam program yang dipandu oleh Ratu Sejati tesrsebut.

Jika dilakukan dengan sengaja, maka bisa membatalkan puasa.

"Kalau dilakukan dengan sengaja, maka puasanya batal," sambung Ustaz Tajul.

Hal tersebut sejalan dengan hadis yang di riwayatkan oleh at-Tirmidzi yang artinya:

FOTO ILUSTRASI: Berkumur saat bulan Ramadhan lebih baik ditunda jika dilakukan di siang hari.
FOTO ILUSTRASI: Berkumur saat bulan Ramadhan lebih baik ditunda jika dilakukan di siang hari. (Tribunjualbeli.com)

"Diriwayatkan dari Laqith bin Saburah ia berkata, Aku bertanya, 'Wahai Rasulullah SAW, terangkanlah kepadaku perihal wudu. Beliau bersabda, 'Ratakanlah air wudu dan sela-selalah jari-jarimu , serta keras-keraskanlah menghirup air di hidung (istinsyaq) kecuali apabila kamu sedang berpuasa," (H.R. Tirmidzi).

Namun apabila menghirup air tidak sampai ke pangkal hidung, maka puasanya tidak batal atau sah.

"Kecuali menghirup air tidak sampai pangkal hidung," ujarnya.

Ustaz Tajul membeberkan apabila benar-benar tidak sengaja sampai ke pangkal hidung sekali pun, puasanya tetap sah.

"Sampai ke pangkal pun kalau tidak sengaja tetap tidak batal (puasanya)," bebernya.

Hukum yang sama juga berlaku apabila ditemui seseorang yang membasuh hidung dengan tangan, yang biasanya melalui saluran mulut.

Maka hal tersebut tidak membatalkan puasa lantaran membersihkan mulut dan hidung dengan air memiliki tujuan lain.

Selain sunnah, memebersihkan mulut dengan berkumur juga membersihkan sisa-sisa makanan atau kotoran agar tidak mengganggu saat salat.

"Kalau salat bisar tidak nyari-nyari di sela-sela gigi," kata Ustaz Tajul.

Kemudian membersihkan hidung dengan air juga bisa menghilangkan kotoran dan virus-virus jahat, apalagi saat pandemi Covid-19.

"Setahu saya, tapi saya bukan ahlinya, memebersihkan hidung secara rutin juga salah satu cara biar terhindar dari virus Corona," pungkasnya.

(TribunPalu.com/hakim)

Artikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul Bagaimana Hukum Menelan Air Wudhu saat Berpuasa Ramadhan? Berikut Penjelasannya

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved