Breaking News:

KRONOLOGI 4 Petugas Forensik Jadi Tersangka setelah Mandikan Jenazah yang Bukan Muhrim

Inilah kronologi empat petugas forensik ditetapkan tersangka setelah memandikan jenazah perempuan bukan muhrim, Zakiah (50)

www.grid.id
Ilustrasi jenazah - Inilah kronologi empat petugas forensik ditetapkan tersangka setelah memandikan jenazah perempuan bukan muhrim, Zakiah (50) 

TRIBUNLOMBOK.COM - Inilah kronologi empat petugas forensik ditetapkan tersangka setelah memandikan jenazah perempuan bukan muhrim, Zakiah (50).

Kejadian ini terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djasamen Saragih, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.

Keempat petugas pria tersebut diketahui berinisial DAAY, ESPS, RS, dan REP.

Dari dua diantara tersangka tersebut diketahui sebagai perawat.

Adapun pasal yang digunakan polisi untuk menjerat petugas tersebut adalah Pasal 156 huruf a juncto Pasal 55 ayat 1 tentang Penistaan Agama dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Baca juga: Keluarga Nissa Sabyan Tanggapi Isu Perselingkuhan dengan Ayus, sang Ayah Ungkap Kondisi Putrinya

Baca juga: Ini Harga Kado Mewah Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Mobil hingga Berlian: Siapa Paling Mahal?

Baca juga: Kabar Terbaru Lidya Pratiwi yang Sempat Sembunyi Meski Bebas dari Penjara karena Terlibat Pembunuhan

Kronologi kejadian

Penetapan tersangka kepada empat petugas forensik tersebut setelah polisi mendapatkan laporan dari suami Zakiah, Fauzi Munthe.

Sang suami tidak terima dengan perbuatan empat petugas tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan syariat Islam fardu kifayah, yaitu jenazah wanita dimandikan oleh pria yang bukan muhrim.

Terlebih lagi, untuk penanganan jenazah Covid-19 khususnya umat Islam sebelumnya telah disepakati antara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar, pihak RSUD Djasamen Saragih, dan Satgas Covid-19 Kota Pematangsiantar pada 24 Juni 2020.

Menindaklanjuti laporan itu, polisi melakukan pengembangan penyelidikan dan pemeriksaan kepada yang bersangkutan.

Halaman
123
Editor: wulanndari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved