Breaking News:

Anak Kos Positif Covid-19 Kesulitan Dapat Ruang Isolasi, Ini Penjelasan Pemkot Mataram

Seorang anak kos di Kota Mataram dinyatakan positif Covid-19 dan sempat kesulitan mendapatkan ruang isolasi. 

TribunLombok.com/Sirtupillaili
RUANG ISOLASI: Seorang satpam berjaga-jaga di depan ruang isolasi RSUD Kota Mataram, Rabu (9/12/2020).  

Di RSUD Kota Mataram sendiri ada 50 tempat tidur perawatan pasien Covid-19.

Ditambah puluhan ruang isolasi di dua hotel tersebut. 

"Sampai sekarang belum penuh, kita masih sangat siap," ujarnya. 

Hanya saja, selama ini masyarakat lebih memilih perawatan di hotel dibanding rumah sakit. 

Tapi isolasi di hotel hanya diberikan kepada pasien tanpa gejala. 

"Kecuali dia kondisi berat dan butuh ventilator, itu harus dirawat ke rumah sakit," katanya. 

Nyoman menambahkan, meski pasien tersebut merupakan anak kos, dia tetap mendapatkan pelayanan seperti warga lainnya. 

"Tidak ada perbedaan perlakuan, anak kos atau tidak, orang luar daerah atau tidak, yang penting sudah berdomisili di Kota Mataram, maka menjadi tanggungjawab pemerintah Kota Mataram," tegasnya. 

Pemkot Mataram sendiri menyiapkan ruang isolasi di RSUD Kota Mataram, Wisma Nusantara khusus bagi buruh migran, Hotel Nutana dan Hotel Fizz. 

"Kita siapkan juga semacam rumah sakit darurat di dua hotel itu, kan keren," katanya. 

Halaman
1234
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved