Breaking News:

Ombudsman NTB: Buruknya Data Kependudukan Hambat Penyaluran Bantuan Covid-19

Buruknya data kependudukan dalam penyaluran bantuan sosial mendominasi laporan pengaduan ke Ombudsman Perwakilan NTB tahun 2020

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
TribunLombok.com/Sirtupillaili
Kepala Ombudsman Perwakilan NTB Adhar Hakim 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Buruknya data kependudukan dalam penyaluran bantuan sosial (Bansos) mendominasi laporan pengaduan ke Ombudsman Perwakilan NTB tahun 2020.

”Dari segi substansi laporan-laporan sepanjang 2020, paling dominan terkait buruknya data kependudukan dalam pelayanan bansos,” kata Kepala Ombudsman Pewakilan NTB Adhar Hakim, dalam keterangan pers tertulisnya, Kamis (7/1/2021).

Di samping itu, substansi laporan paling banyak terkait perlunya perbaikan tata kelola sektor pendidikan.

”Terutama soal menumpuknya ribuan ijazah siswa di sejumlah sekolah di NTB,” kata Adhar.

Berikutnya, laporan terkait pelayanan pemerintah desa.

Baca juga: Pemprov NTB Bersiap Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Pekan Depan, Jokowi Minta Proses Dipercepat

Minimnya pembinaan pemerintahan desa menyebabkan sering terjadinya praktek maladministrasi berupa pemecatan staf desa oleh kepala desa.

Tonton Juga :

”Ini sangat mengganggu pelayanan,” katanya.

Tiga hal itu yang menjadi substansi laporan paling banyak di samping bidang-bidang lainnya.

Baca juga: Vaksin Tidak Bikin Kebal Virus Covid-19? Ini Penjelasan Dinas Kesehatan NTB

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved