Breaking News:

Pemulihan Bertahap, Listrik di Sebagian Wilayah Lombok Kembali Menyala

Setelah pemadaman selama berjam-jam, pada Kamis (15/10), kini listrik di sebagian wilayah Pulau Lombok kembali menyala.

PLN
Ilustrasi tagihan listrik PLN 

Laporan wartawan Tribunlombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Setelah pemadaman selama berjam-jam, pada Kamis (15/10), kini listrik di sebagian wilayah Pulau Lombok kembali menyala.

"Pemulihan dilakukan secara bertahap, tidak bisa langsung sekaligus," kata Asisten Manager Komunikasi PT PLN Unit Induk Wilayah NTB, Rofia Fitri.

Sejak pukul 06.57 WITA, petugas PLN di lapangan telah melakukan penormalan listrik. "Kami akan berupaya secepatnya pulih semua," katanya.

Beberapa wilayah yang listriknya sudah normal yakni wilayah Desa Kebon Ayu, Lembar, Kediri, dan Gerung di Kabupaten Lombok Barat.

Kemudian wilayah Praya di Lombok Tengah. Sebagaian lagi di Kota Mataram seperti wilayah Batu Dawe, Perumnas, Kekalik, Pagutan, Gomong, kawasan Udayana, kantor Bappeda NTB dan sekitarnya, serta wilayah Ampenan.

Baca juga: Gangguan Jaringan, Listrik di Lombok Sempat Lumpuh Empat Jam

Baca juga: Listrik Padam Tiba-tiba di Lombok, Bagaimana Pengaruhnya Terhadap Persiapan Event MotoGP?

"Penormalan dilakukan di daerah yang pembangkitnya dianggap tidak mengalami gangguan," katanya.

Hingga saat ini proses penormalan masih terus berlangsung. Rofai Fitri berharap masyarakat bersabar menunggu proses penormalan listrik tersebut. "Penormalan dilakukan dengan hati-hati," jelasnya.

Mengenai penyebab pemadaman tim akan melakukan investigasi telebih dahulu. Tapi yang jelas, pemadaman dilakukan karena gangguan di bagian pembangkit. "Nah pembangkit yang gangguan ini belum kita bisa pastikan yang mana," jelasnya.

Hingga saat ini pemadaman listrik masih terjadi di sebagian wilayah Lombok. Kondisi itu sangat mengganggu aktivitas warga sejak pagi.

(*) 

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved