Wisata NTB
Rahasia di Balik Warna Merah Jambu Pantai Pink Lombok Timur
Pantai Tangsi atau Pantai Pink memiliki keunikan pasir berwarna merah jambu yang berasal dari perpaduan pasir putih dan serpihan koral.
Ringkasan Berita:
- Pantai Tangsi atau Pantai Pink memiliki keunikan pasir berwarna merah jambu yang berasal dari perpaduan pasir putih dan serpihan koral merah alami.
- Wisatawan bisa menempuh perjalanan darat selama 2-3 jam dari Kota Mataram, namun perlu waspada karena kondisi jalan di beberapa kilometer terakhir masih belum beraspal.
TRIBUNLOMBOK.COM - Lombok seolah tidak pernah kehabisan cara untuk memukau wisatawan. Dari kemegahan puncak gunung hingga ketenangan garis pantainya, pulau ini adalah paket lengkap bagi pecinta alam.
Namun, di antara deretan pesisir yang ada, terdapat satu destinasi yang menawarkan fenomena visual yang sangat langka di dunia, yaitu Pantai Tangsi atau yang lebih populer dengan sebutan Pantai Pink.
Rahasia di Balik Warna Merah Jambu
Daya tarik utama pantai ini terletak pada hamparan pasirnya yang berwarna merah jambu merona.
Fenomena unik ini bukanlah buatan, melainkan hasil karya alam dari perpaduan pasir putih halus dengan serpihan terumbu karang merah yang terkikis ombak.
Saat air laut membasahi bibir pantai, warna merah jambu ini akan terlihat semakin kontras dan mempesona di bawah sinar matahari.
Terletak di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Pantai Pink menawarkan suasana yang jauh lebih tenang dibandingkan destinasi arus utama lainnya. Lokasinya yang tersembunyi menjadikannya pelarian sempurna bagi wisatawan yang mendambakan privasi dan ketenangan sembari menikmati pemandangan laut yang biru jernih.
Untuk mencapai surga tersembunyi ini, tersedia dua opsi perjalanan yang bisa dipilih sesuai preferensi Anda.
Pertama, perjalanan dari Kota Mataram memakan waktu sekitar 2 hingga 3 jam dengan jarak tempuh kurang lebih 85 km. Rutenya akan melewati Praya dan Jalan Raya Keruak.
Wisatawan disarankan untuk tetap waspada dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima, karena beberapa kilometer terakhir sebelum mencapai gerbang pantai masih berupa jalan tanah yang tidak rata. Setibanya di sana, tarif retribusi masuk pun sangat terjangkau, hanya sebesar 5.000 rupiah saja per orang.
Kedua, jika ingin menghindari guncangan jalan darat, Anda bisa menuju Pelabuhan Tanjung Luar. Dari sini, perjalanan dilanjutkan dengan menaiki perahu.
Tersedia pilihan private boat bagi rombongan kecil yang menginginkan eksklusivitas dengan biaya kisaran 750 ribu hingga 1 juta rupiah untuk pulang-pergi. Sementara bagi pengelana tunggal, tersedia public boat dengan tarif yang jauh lebih ekonomis, yakni sekitar 25 ribu hingga 30 ribu rupiah per orang.
Satu tips penting bagi para pengunjung adalah jangan ragu untuk melakukan negosiasi harga saat menyewa kendaraan atau perahu guna mendapatkan penawaran terbaik yang sesuai dengan anggaran perjalanan Anda.
| Wisatawan asal Malaysia Dominasi Kunjungan ke NTB Februari 2026 |
|
|---|
| Simfoni Gemericik Air dan Aroma Sate Bulayak di Tepian Sungai Aik Nyet Sesaot |
|
|---|
| Trekking Empat Jam Menuju Pesona Megah Air Terjun Tiu Sekeper |
|
|---|
| Lebih dari Sekadar Nama, Pantai Duduk Adalah Definisi Santai yang Sesungguhnya |
|
|---|
| Catatan Perjalanan: 5 Wisata di Lombok Tengah yang Bikin Selalu Ingin Kembali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/pantai-pink-di-kawasan-hutan-sekaroh-lombok-timur.jpg)