Wisata NTB
Simfoni Gemericik Air dan Aroma Sate Bulayak di Tepian Sungai Aik Nyet Sesaot
Wisata Alam Aik Nyet di Sesaot, Narmada menawarkan suasana sejuk hutan dan sungai berair sangat dingin, cocok untuk melepas penat.
Ringkasan Berita:
- Wisata Alam Aik Nyet di Sesaot, Narmada menawarkan suasana sejuk hutan dan sungai berair sangat dingin, cocok untuk melepas penat dari hiruk pikuk kota.
- Akses mudah dan fasilitas sederhana, dengan jarak sekitar 23 km dari Mataram serta kuliner khas seperti sate bulayak di sepanjang sungai.
TRIBUNLOMBOK.COM - Perjalanan mencari ketenangan tidak selalu harus mahal. Tersembunyi di Desa Buwun Sejati, Sesaot, ada sebuah oase bernama Wisata Alam Aik Nyet.
Jaraknya sekitar 23 kilometer dari riuh rendah Kota Mataram, hanya butuh waktu berkendara sekitar 40 menit jika Anda santai menikmati jalanan.
Aksesnya pun ramah bagi siapa saja. Cukup arahkan kendaraan dari simpang empat Pasar Narmada, lalu berbelok kanan di perempatan SMAN 1 Narmada.
Tak perlu takut tersesat, karena palang petunjuk jalan seolah setia menuntun hingga ke gerbang hutan.
Begitu mematikan mesin kendaraan, sambutan pertama yang akan Anda rasakan adalah oksigen murni yang menusuk paru-paru.
Udara khas pegunungan di sini sejuk, nyaris tanpa polusi. Pandangan mata pun dimanjakan oleh kanopi hijau dari pepohonan raksasa yang menjulang tinggi, menciptakan suasana magis yang tenang.
Namun, primadona sebenarnya menanti di bawah sana. Dari area parkir, kita harus sedikit berusaha menuruni jalan yang cukup terjal. Tapi percayalah, lelah itu akan lunas seketika saat melihat aliran sungainya.
Baca juga: Mengenal Taman Narmada: Tempat Khusus Berlibur Sang Raja yang Kini Jadi Destinasi Wisata
Sesuai namanya, "Aik Nyet" dalam bahasa Sasak berarti air dingin. Dan "dingin" di sini bukan sekadar kiasan.
Begitu kulit bersentuhan dengan airnya yang sebening kaca, ada sensasi gigil yang membuat badan sedikit gemetar namun di saat yang sama, terasa sangat menyegarkan dan "membangunkan" jiwa yang penat.
Jika perut mulai keroncongan setelah puas berendam, aroma menggoda sate bulayak akan langsung memanggil-manggil.
Di sepanjang pinggir sungai, deretan tenda biru milik pedagang lokal berdiri rapi. Menikmati kenyalnya sate khas Narmada dengan siraman bumbu kacang pedas sambil mendengarkan gemericik air sungai adalah kemewahan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Yang paling membuat Anda tersenyum adalah harganya. Destinasi secantik ini hanya mematok tiket masuk sebesar Rp5.000. Parkir motor pun hanya Rp2.000, sementara mobil Rp10.000. Sangat masuk akal mengapa tempat ini selalu sesak oleh tawa pengunjung saat akhir pekan.
Seperti yang sempat saya dengar dari Rifky warga Mataram, salah satu pengunjung yang membawa serta keluarganya. Baginya, Aik Nyet adalah solusi untuk piknik berkualitas tanpa harus menguras dompet.
"Ya murah di sini, kalau ramai-ramai begini kita cari yang terjangkau saja. Tempatnya juga dingin, cocok sekali buat santai," ujarnya sambil menikmati suasana.
Pada akhirnya, Aik Nyet bukan sekadar tempat wisata. Ia adalah ruang bagi kita untuk sejenak pulang ke alam, melepas penat, lalu kembali dengan energi baru tanpa harus merasa berat di saku.
| Wisatawan asal Malaysia Dominasi Kunjungan ke NTB Februari 2026 |
|
|---|
| Trekking Empat Jam Menuju Pesona Megah Air Terjun Tiu Sekeper |
|
|---|
| Lebih dari Sekadar Nama, Pantai Duduk Adalah Definisi Santai yang Sesungguhnya |
|
|---|
| Catatan Perjalanan: 5 Wisata di Lombok Tengah yang Bikin Selalu Ingin Kembali |
|
|---|
| Pantai Are Guling: Surga Selancar di Lombok Tengah dengan Ombak Berkelas Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/aik-nyet-buwun-sejati-lombok-barat-2.jpg)