Lebaran 2026
Sembalun Ramai Pengunjung Sejak Hari H Lebaran, Hotel dan Penginapan Penuh
Kawasan Sembalun ramai pengunjung di momen libur Lebaran sehingga penginapan dan hotel penuh pesanan
Penulis: Rozi Anwar | Editor: Wahyu Widiyantoro
Ringkasan Berita:
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Sembalun sebagai kawasan unggulan di lereng Gunung Rinjani, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), ramai pengunjung.
Memasuki puncak liburan Lebaran 2026, kawasan pegunungan ini selalu menjadi primadona yang dibanjiri ribuan pengunjung dari berbagai daerah.
Tingginya animo masyarakat membuat perhotelan di kawasan Sembalun kewalahan menampung lonjakan tamu.
Berdasarkan pengamatan langsung sejak hari raya hingga beberapa hari setelahnya, jumlah wisatawan yang datang ke Sembalun terus melesat tajam.
Fenomena ini diakui oleh para pelaku usaha setempat yang menikmati lonjakan pengunjung tahun ini.
pemilik Homestay dan Restoran Joglo Sembalun Ceria, Giffari Saputra menyebut bahwa kapasitas kamar di kawasan Sembalun nyaris mencapai puncaknya.
"Kunjungan wisatawan ke Sembalun terus meningkat setiap hari. Terbukti, nyaris seluruh hotel dan penginapan di sini sudah penuh," kata Giffari saat ditemui di Sembalun, pada Selasa (24/3/2026).
Baca juga: Sirkuit Mandalika Diserbu Pengunjung, Dibuka Mendadak Setelah Tutup saat Lebaran
Giffari menambahkan, meski permintaan melonjak, para pengelola tetap menjaga harga agar tidak membebani wisatawan.
Untuk momen besar seperti Lebaran, tarif kamar berada di kisaran Rp400.000, tidak jauh berbeda dengan harga normal yang sekitar Rp350.000.
"Artinya, harga masih cukup bersaing dan ramah di kantong wisatawan yang ingin menikmati udara pegunungan yang sejuk," imbuhnya.
Sembalun tak hanya memikat lewat penginapannya. Tempat-tempat seperti Kedai Sawah, Bukit Selong, Taman Surga Rinjani, hingga kebun stroberi menjadi pusat keramaian.
Selain itu, tren pendakian singkat atau tektok di bukit-bukit populer seperti Pergasingan, Bukit Anak Dara, Bao Daya, Nanggi, dan Semvana juga kian digandrungi.
"Di malam hari, kita bisa melihat gemerlap cahaya dari tenda-tenda pengunjung di perbukitan. Tren tektok atau mendaki cepat ini sedang sangat diminati anak muda," jelas Giffari.
Amaq Ici, pengelola penginapan lainnya, mengaku sempat kewalahan melayani tamu yang datang tanpa melakukan pemesanan terlebih dahulu.
| 147,5 Juta Orang Tercatat Mudik Lebaran 2026, Paling Banyak Pakai Angkutan Umum |
|
|---|
| Tersisa 40-51 Persen Pemudik akan Balik ke Rantau dari Sumatra ke Jawa dan Jawa ke Bali |
|
|---|
| Fatalitas Korban Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun 30,4 Persen |
|
|---|
| Idul Fitri 1447 Hijriah, Komunitas Muslim Indonesia di Central Florida Gelar Halal Bi Halal |
|
|---|
| Berkah Libur Lebaran, Pedagang Ikan di Loang Baloq Raup Omzet Rp1 Juta per Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/sembalun_libur_lebaran_292929jpg.jpg)