Wisata NTB
Pantai Are Guling: Surga Selancar di Lombok Tengah dengan Ombak Berkelas Dunia
Pantai Are Guling di Lombok Tengah terkenal sebagai spot selancar unggulan dengan ombak besar dan konsisten.
Ringkasan Berita:
- Pantai Are Guling di Lombok Tengah terkenal sebagai spot selancar unggulan dengan ombak besar dan konsisten, diminati peselancar lokal hingga mancanegara.
- Keindahan alamnya lengkap, mulai dari pasir putih, air laut hijau toska, tebing karang, perbukitan hijau, hingga Gili Nusa yang bisa diakses saat air surut.
TRIBUNLOMBOK.COM - Pantai Are Guling yang terletak di Desa Tumpak, Lombok Tengah, telah lama dikenal sebagai salah satu titik unggulan bagi para pecinta olahraga air.
Destinasi ini menjadi magnet bagi peselancar, baik tingkat pemula maupun menengah, berkat karakteristik ombaknya yang besar dan konsisten.
Daya tarik utamanya memang terletak pada kualitas gulungan ombak yang menantang adrenalin, yang sering kali mendatangkan peselancar mancanegara untuk menguji ketangkasan mereka di sini.
Namun, daya pikat Are Guling tidak terbatas pada ombaknya saja. Pantai ini memiliki pesisir dengan pasir putih yang halus dan air laut berwarna hijau toska yang jernih.
Di area tepi pantai yang lebih tenang, pengunjung dapat melakukan aktivitas seperti snorkeling. Pemandangan di sekitar pantai pun tergolong ikonik dengan keberadaan tebing-tebing karang yang menjulang, yang saat air surut sering kali membentuk kolam-kolam alami di sela batuan.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan dari ketinggian, terdapat perbukitan hijau di sekitar pantai yang bisa didaki dengan mudah.
Dari atas bukit, panorama laut lepas dan garis pantai Are Guling terlihat lebih luas. Selain itu, tepat di depan bibir pantai terdapat Gili Nusa, sebuah pulau kecil yang unik karena dapat diakses dengan berjalan kaki saat air laut sedang surut atau menggunakan perahu nelayan.
Are Guling juga memiliki sisi lain yang menarik di udara. Pantai ini sempat menjadi lokasi ajang paralayang internasional, dan hingga kini aktivitas paragliding masih rutin dilakukan, terutama pada sore hari.
Pemandangan payung-payung paralayang yang menghiasi langit menambah suasana estetik di kawasan ini.
Secara akses, perjalanan menuju Are Guling membutuhkan waktu sekitar 1 jam 18 menit dari Kota Mataram melalui rute jalan wisata Kuta-Mawun.
Pengelola menerapkan biaya masuk yang sangat terjangkau melalui tarif parkir, yakni Rp5.000 untuk roda dua dan Rp10.000 untuk roda empat.
Fasilitas penunjang di lokasi ini juga sudah memadai, mulai dari area parkir, toilet, warung makan lokal, tempat penyewaan alat selancar, hingga penginapan bagi wisatawan yang ingin bermalam.
| Wisatawan asal Malaysia Dominasi Kunjungan ke NTB Februari 2026 |
|
|---|
| Simfoni Gemericik Air dan Aroma Sate Bulayak di Tepian Sungai Aik Nyet Sesaot |
|
|---|
| Trekking Empat Jam Menuju Pesona Megah Air Terjun Tiu Sekeper |
|
|---|
| Lebih dari Sekadar Nama, Pantai Duduk Adalah Definisi Santai yang Sesungguhnya |
|
|---|
| Catatan Perjalanan: 5 Wisata di Lombok Tengah yang Bikin Selalu Ingin Kembali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/peselancar-salah-seorang-peselancar-berjalan-usai-menaklukan-ombak-di-kawasan-mandalika.jpg)