Kuliner Lombok
Sarimuka: Primadona Jajanan Basah yang Selalu Dicari di Pasar Tradisional
Sarimuka terdiri dari dua lapisan, ketan gurih di bawah dan gula merah manis di atas, menciptakan harmoni rasa.
Ringkasan Berita:
- Sarimuka terdiri dari dua lapisan: ketan gurih di bawah dan gula merah manis di atas, menciptakan harmoni rasa.
- Proses pembuatan membutuhkan ketelitian, mulai dari merendam ketan, merebus dengan santan, hingga mengukus dan menuang adonan gula merah.
TRIBUNLOMBOK.COM - Dalam deretan jajanan pasar khas Lombok, kue sarimuka menempati posisi istimewa sebagai camilan yang selalu diburu pecinta kuliner.
Teksturnya yang legit dengan cita rasa manis yang dominan menjadikannya salah satu hidangan favorit yang mudah ditemukan di berbagai sudut pasar tradisional.
Biasanya, kue berwarna cokelat-putih ini bersanding manis dengan kudapan lokal lainnya seperti kue abuk, lupis, maupun kue lapis.
Keunikan utama kue sarimuka terletak pada struktur dua lapisannya yang menghadirkan perpaduan rasa kontras namun saling melengkapi.
Bagian bawah yang terbuat dari beras ketan memberikan sensasi gurih dan padat, sementara lapisan atasnya yang berbahan dasar gula merah menawarkan kelembutan tekstur yang memanjakan lidah.
Proses pembuatan penganan ini membutuhkan ketelitian tinggi agar kedua lapisannya bisa menyatu dengan sempurna.
Tahap awal dimulai dengan merendam beras ketan selama satu jam untuk mendapatkan tingkat kelembutan yang pas.
Setelah direndam, ketan direbus bersama santan, garam, dan daun pandan. Proses pengadukan harus dilakukan secara konsisten guna mencegah adonan menjadi gosong sebelum airnya mengering.
Setelah matang, ketan tersebut kemudian ditata dalam loyang yang sebelumnya telah dilapisi minyak sayur agar tidak lengket.
Adonan ketan ini kemudian harus melalui proses pengukusan kembali selama kurang lebih 20 menit sebelum siap dipadukan dengan lapisan berikutnya.
Sembari menunggu alas ketan siap, lapisan manisnya mulai dipersiapkan. Santan dan gula merah dimasak hingga larut sempurna.
Setelah suhu adonan gula mulai stabil, bahan lain seperti telur dan vanili dimasukkan untuk memperkaya aroma dan mengikat tekstur lapisan atas agar lebih kenyal.
Adonan cair ini kemudian dituangkan dengan hati-hati ke atas ketan yang sedang dikukus hingga matang dan memadat.
Kunci utama untuk mendapatkan tampilan sarimuka yang cantik terletak pada tahap akhir, yakni proses pemotongan.
Sangat tidak dianjurkan memotong kue saat masih dalam kondisi panas karena lapisan atasnya yang lembut cenderung masih lunak. Kue harus dibiarkan hingga benar-benar dingin agar teksturnya mengeras secara alami.
Selain itu, melumuri mata pisau dengan minyak sayur menjadi teknik rahasia agar hasil irisan tetap rapi, bersih, dan tidak merusak gradasi warna antara ketan dan gula merah.
| Menikmati Kelezatan Klepon Lombok, 'Bom Atom' Manis dari Pasar Tradisional |
|
|---|
| 5 Rekomendasi Sarapan Khas Lombok yang Bikin Liburanmu Makin Seru |
|
|---|
| Eksplorasi Kuliner Pasar: Berburu Jajanan Tradisional di Pulau Seribu Masjid |
|
|---|
| Seni Membakar Sate Bulayak, Teknik Pengolahan Daging dan Rahasia Bumbu Santan yang Creamy |
|
|---|
| Perpaduan Gurih Kelapa dan Gula Merah dalam Sepiring Lupis Ketan yang Legit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Kue-sarimuka-salah-satu-takjil-favorit-warga-Lombok.jpg)