Selasa, 19 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Wisata NTB

Pesona Pasar Seni Senggigi: Perpaduan Belanja Suvenir dan Eksotisme Pantai Pasir Putih

Pasar Seni Senggigi ikon wisata Lombok sejak 1991, dekat pantai dan mudah dijangkau dari Mataram.

Tayang:
Editor: Laelatunniam
TRIBUNLOMBOK.COM
WISATA LOMBOK - Pasar Seni Senggigi. Pasar Seni Senggigi ikon wisata Lombok sejak 1991, dekat pantai dan mudah dijangkau dari Mataram. Tersedia beragam suvenir dan kuliner khas, termasuk Sate Lombok dengan cita rasa pedas khas lokal. 
Ringkasan Berita:
  • Pasar Seni Senggigi ikon wisata Lombok sejak 1991, dekat pantai dan mudah dijangkau dari Mataram.
  • Tersedia beragam suvenir dan kuliner khas, termasuk Sate Lombok dengan cita rasa pedas khas lokal.

TRIBUNLOMBOK.COM - Berdiri sejak tahun 1991 setelah diresmikan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, Pasar Seni Senggigi tetap konsisten menjadi salah satu destinasi wisata utama di Pulau Lombok.

Berlokasi sekitar 14 kilometer dari pusat Kota Mataram, tempat ini bisa dijangkau dengan perjalanan darat selama kurang lebih 30 menit.

Daya tarik utama kawasan ini adalah aksesnya yang sangat dekat dengan pantai berpasir putih, yang hanya berjarak puluhan meter dari area pertokoan.

Selain itu, pengunjung dapat menemukan beragam buah tangan khas Lombok, mulai dari produk kerajinan tangan seperti topeng dan lukisan, hingga perhiasan mutiara serta kain songket yang dijajakan oleh warga lokal.

Tidak hanya berburu suvenir, wisatawan kerap datang untuk memanjakan lidah dengan kuliner ikonik, yaitu Sate Lombok.

Hidangan ini sekilas menyerupai Sate Bulayak, namun hadir dengan karakteristik bumbu merah yang lebih menonjol dan cita rasa pedas yang lebih kuat.

Pilihan porsinya pun fleksibel, dengan kisaran harga yang ramah di kantong dan pilihan daging sapi maupun ayam.

Pasar Seni Senggigi menjadi pilihan tepat untuk liburan hemat karena biaya masuk dan parkirnya yang sangat terjangkau.

Selain makanan berat, terdapat deretan warung di pinggir pantai yang menyajikan kopi dan camilan ringan dengan harga standar pasar.

Banyak pengunjung sengaja datang pada sore hari untuk sekadar bersantai sambil menikmati pemandangan matahari terbenam (sunset).

Perpaduan antara biaya yang ekonomis, kemudahan akses, dan keindahan panorama alam menjadikan pasar seni ini sebagai titik temu favorit masyarakat maupun pelancong untuk mengisi waktu di akhir pekan.

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved