Kamis, 16 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Seleksi Sekda NTB

Bila Jadi Sekda NTB, Wirawan Tekankan Peran Sebagai Orkestrator Kolaborasi

Wirawan menegaskan sekda harus memastikan visi kepala daerah hadir di lapangan, bukan sekedar dokumen.

Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM/Robby Firmansyah
CALON SEKDA: Kepala Dispora NTB, Wirawan Ahmad, merupakan salah satu kandidat calon Sekda NTB yang kini sedang mengikuti seleksi di BKN. 

 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bergulir. Wirawan Ahmad, salah satu kandidat menyampaikan rencana besarnya jika dipercaya menjabat sebagai pucuk pimpinan birokrasi di Bumi Gora.

Dalam wawancara terbaru, Wirawan menekankan bahwa tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut sosok Sekda yang mampu melampaui peran administratif tradisional.

Orkestrator Berbasis Pentahelix

Wirawan mengusung gagasan utama untuk menjadikan Sekda sebagai orkestrator kolaborasi berbasis pentahelix. Menurutnya, kompleksitas permasalahan di Pemprov NTB saat ini tidak bisa diselesaikan secara parsial oleh pemerintah saja.

"Semua upaya problem solver harus berbasis kolaborasi. Jika saya ditakdirkan menjadi Sekda, saya akan mendorong peran orkestrator ini untuk memudahkan fungsi lainnya sebagai chief policy integrator, chief execution officer, dan arsitek fiskal," ujar Wirawan.

Ia menegaskan satu pesan kunci bagi kepemimpinan birokrasi ke depan yakni sekda harus memastikan visi kepala daerah hadir di lapangan. 

"Bukan hanya berhenti di atas dokumen," tegasnya. 

Baca juga: Rekam Jejak Calon Sekda NTB, Siapa Paling Layak Jadi Tangan Kanan Gubernur?

Fokus pada Agenda Prioritas

Lebih lanjut, Wirawan menjelaskan bahwa penguatan peran Sekda ini akan diarahkan sepenuhnya untuk mengawal agenda prioritas daerah, terutama dalam pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan mewujudkan pariwisata NTB yang mendunia.

Sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) nantinya secara ex-officio, ia berkomitmen memastikan setiap rupiah dalam kebijakan fiskal berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Pujian untuk Sistem Seleksi yang Ketat

Terkait proses seleksi yang sedang berlangsung, Wirawan memberikan apresiasi tinggi terhadap standar yang ditetapkan panitia seleksi. 

Ia mengungkapkan bahwa assessment test yang dijalani merupakan level 5—tingkat kesulitan tertinggi—dengan metode multi-assessor.

"Ini adalah sistem yang sangat kompetitif, apalagi diikuti peserta dari luar daerah. Ini peluang bagi NTB untuk mendapatkan kandidat terbaik yang mampu menggali kompetensi pribadi, sosio-kultural, dan kepemimpinan," tambahnya.

Saat ditanya mengenai optimisme untuk lolos, Wirawan mengaku hanya mengikuti seluruh prosedur dengan maksimal. Baginya, rangkaian seleksi ini adalah pelajaran berharga bagi perjalanan kariernya.

"Kita ikuti semua prosesnya dan tentu mengharapkan hasil yang terbaik. Apapun hasilnya, proses ini telah memberikan pelajaran bermanfaat bagi karier saya sekarang dan di masa depan," pungkasnya.

Profil Wirawan

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved