Selain drone, BTNGR juga menerima bantuan peralatan SAR lengkap, mulai dari tandu, tali, hingga perlengkapan rappelling. Peralatan tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis, seperti Pos Pendakian Sembalun, Pelawangan, dan beberapa shelter di jalur pendakian Rinjani.
"Dengan penempatan alat di beberapa titik, ketika terjadi kejadian darurat, tim tinggal mengerahkan personel tanpa harus membawa perlengkapan dari bawah," tambahnya.
Astetika mengaku rencananya drone thermal akan ditempatkan di resort BTNGR, di saat tidak digunakan untuk penanganan darurat, alat tersebut akan dimanfaatkan untuk latihan personel agar kesiapsiagaan tetap terjaga dan terkendali.
"Jika kejadian di atas, drone bisa langsung dibawa naik karena sudah dilengkapi tas gendong, jadi mobilisasinya lebih mudah dan gampang," pungkasnya.