Langkah Daftar QR Barcode BBM Subsidi Pertamina dan Cara Mengatasi Jika Pengajuan Ditolak
Tanpa QR Code, akses kendaraan roda empat pribadi ke BBM subsidi bisa ditolak di SPBU Pertamina
Ringkasan Berita:
- Tanpa QR Code, akses kendaraan roda empat pribadi ke BBM subsidi bisa ditolak di SPBU Pertamina.
- QR Code inilah yang ditunjukkan ke petugas SPBU setiap kali mengisi Pertalite atau Biosolar.
TRIBUNLOMBOK.COM - Setelah harga Pertamax naik 32 persen menjadi Rp16.250 per liter, banyak pengguna kendaraan yang kini melirik kembali Pertalite di harga Rp10.000.
Tapi ada satu hal yang perlu diketahui bahwa untuk bisa membeli Pertalite dan Biosolar di SPBU, kendaraan roda empat wajib terdaftar dalam program Subsidi Tepat Pertamina dan memiliki QR Code khusus.
Tanpa QR Code, akses ke BBM subsidi bisa ditolak di SPBU Pertamina yang sudah menerapkan sistem ini.
Berikut panduan lengkap cara mendaftarnya gratis, bisa dari rumah, dan tanpa perlu antre.
Baca juga: Kenaikan Pertamax 32 Persen Tanpa Penjelasan Perhitungannya
Dokumen yang Harus Disiapkan
Sebelum membuka laptop atau handphone untuk mendaftar, siapkan tiga dokumen ini:
- KTP pemilik kendaraan yang sesuai dengan data STNK.
- STNK kendaraan yang akan didaftarkan.
- Foto kendaraan — dua foto: satu dari depan dan satu dari samping, keduanya harus memperlihatkan plat nomor dengan jelas.
Pastikan foto kendaraan diambil dalam kondisi pencahayaan yang cukup agar plat nomor terbaca jelas oleh sistem verifikasi.
Foto yang buram atau tidak menampilkan plat nomor lengkap bisa menyebabkan pengajuan ditolak.
Langkah-Langkah Pendaftaran
- Langkah 1: Buka laman resmi Subsidi Tepat Pertamina di subsiditepat.mypertamina.id melalui browser di handphone atau komputer.
- Langkah 2: Jika sudah pernah membuat akun, masuk menggunakan NIK dan password. Jika belum punya akun, pilih opsi "Daftar Akun Baru" dan ikuti proses pembuatan akun.
- Langkah 3: Setelah masuk, sistem akan mengirimkan kode verifikasi ke alamat email yang didaftarkan. Masukkan kode tersebut untuk melanjutkan.
- Langkah 4: Lengkapi data diri dan pilih jenis BBM subsidi yang akan digunakan — Pertalite untuk kendaraan bensin, atau Biosolar untuk kendaraan diesel.
- Langkah 5: Unggah foto KTP, STNK, dan dua foto kendaraan yang sudah disiapkan.
- Langkah 6: Kirim data dan tunggu proses verifikasi dari Pertamina. Hasil verifikasi akan dikirimkan melalui email.
Setelah Disetujui: Unduh QR Code
Jika pengajuan disetujui, login kembali ke akun Subsidi Tepat untuk mengunduh QR Code atau barcode BBM subsidi.
QR Code inilah yang ditunjukkan ke petugas SPBU setiap kali mengisi Pertalite atau Biosolar.
Simpan QR Code di galeri handphone agar mudah diakses kapan saja tidak perlu mencetak, cukup ditampilkan dari layar.
Jika Pengajuan Ditolak
- Penolakan biasanya terjadi karena data tidak cocok misalnya nama di KTP berbeda dengan nama di STNK, atau foto kendaraan tidak memperlihatkan plat nomor dengan jelas.
- Jika ini terjadi, perbaiki data yang diminta dan ajukan pendaftaran ulang.
- Tidak ada denda atau sanksi untuk pengajuan ulang.
Seluruh proses pendaftaran sepenuhnya gratis.
Tidak ada biaya pendaftaran, biaya verifikasi, atau pungutan dalam bentuk apapun.
Jika ada pihak yang meminta bayaran untuk membantu mendaftarkan, itu adalah penipuan.
(*)
| Kenaikan Pertamax 32 Persen Tanpa Penjelasan Perhitungannya |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik, Bagaimana Potensi Inflasi dan Migrasi ke Pertalite? |
|
|---|
| Harga Pertamax di NTB Naik Per 10 Juni 2026, Cek Perbandingan Perubahannya |
|
|---|
| Pedagang di Lombok Timur Jadi Korban Jual Beli Pertalite Campur Air |
|
|---|
| Polisi Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Lombok Timur, 36 Jerigen Pertalite Disita |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/SPBU-Kota-Mataram.jpg)