Minggu, 14 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

NTB Masuk 10 Prioritas Percepatan Tanam Nasional Padi

Kementan menempatkan NTB dalam daftar 10 provinsi prioritas percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi periode Juni hingga September 2026

Tayang:
TRIBUNLOMBOK.COM/Rozi Anwar
PERCEPATAN TANAM – Warga memupuk tanaman padi di sawah miliknya di Desa Ketangga, Kecamatan Suela, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kementan menempatkan NTB dalam daftar 10 provinsi prioritas percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi periode Juni hingga September 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Kementan menempatkan NTB dalam daftar 10 provinsi prioritas percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi periode Juni hingga September 2026.
  • NTB adalah salah satu lumbung pangan nasional khususnya untuk komoditas jagung dan padi yang kontribusinya terhadap stok beras nasional cukup signifikan. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Nusa Tenggara Barat (NTB) berpacu dengan waktu dalam upaya mempertahankan capaian produksi padi sebelum puncak kemarau Agustus 2026 menutup waktu tanam yang tersisa.

Kementerian Pertanian (Kementan) menempatkan NTB dalam daftar 10 provinsi prioritas percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi periode Juni hingga September 2026 bersama Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Banten, dan Kalimantan Selatan.

Inspektur Jenderal Kementan yang juga Pelaksana Harian Dirjen Tanaman Pangan, Irham Warohian, menegaskan bahwa percepatan tanam sebagai langkah strategis.

"Peningkatan luas tambah tanam harus dilakukan secara terukur, terkoordinasi, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Dengan langkah percepatan tanam yang tepat, kita optimistis produksi padi tetap terjaga sehingga kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi," ujar Irham dalam Rapat Percepatan LTT Padi di Jakarta, Senin (8/6/2026) dikutip dari laman resmi Kementan.

Baca juga: Strategi Pemprov NTB Amankan Produksi Padi di Tengah Ancaman El Nino

Mengapa NTB Masuk Prioritas?

NTB adalah salah satu lumbung pangan nasional khususnya untuk komoditas jagung dan padi yang kontribusinya terhadap stok beras nasional cukup signifikan. 

Kementan memetakan strategi pengamanan produksi menghadapi kemarau.

BMKG sudah memperingatkan bahwa puncak kemarau akan tiba pada Agustus dengan ancaman El Nino yang berpotensi membuat musim ini lebih panjang dan lebih kering dari rata-rata normal. 

Bagi petani padi yang mengandalkan air irigasi dari embung, saluran, atau curah hujan, semakin lama menunda tanam berarti semakin besar risiko gagal panen karena kehabisan air di fase pertumbuhan kritis.

Untuk mendukung percepatan tanam di NTB dan provinsi prioritas lainnya, Kementan mendorong petani menggunakan padi genjah dan toleran kekeringan varietas yang siklus tanamnya lebih pendek namun tetap produktif di kondisi terbatas air. 

Beberapa pilihan yang direkomendasikan antara lain Inpago 4–13, Inpari 38–46, Situbagendit, Situpatenggang, Pajajaran, dan Cakrabuana, disesuaikan dengan kondisi agroekosistem masing-masing lokasi.

Di bidang infrastruktur air, Kementan mengoptimalkan berbagai sumber air alternatif rehabilitasi jaringan irigasi, pemanfaatan embung yang ada, sumur dangkal, pompanisasi, dan perpipaan. 

Percepatan distribusi pupuk bersubsidi juga menjadi bagian dari strategi untuk memastikan pupuk sampai ke tangan petani tepat waktu, bukan setelah musim tanam lewat.

Kementan memperkuat koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai, TNI, Perum Bulog, PT Pupuk Indonesia, hingga penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang menjadi ujung tombak pendampingan petani di tingkat desa.

"Percepatan tanam adalah kunci menjaga kesinambungan produksi. Dengan kerja sama seluruh pihak, kita harus memastikan tidak ada lahan potensial yang menganggur dan setiap peluang tanam dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat ketahanan pangan nasional," tegas Irham.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved