Haji 2026
Semua Jemaah Indonesia Bergerak ke Makkah Jelang Puncak Haji
Sementara jemaah gelombang pertama menuntaskan fase Madinah, arus kedatangan jemaah gelombang kedua melalui Jeddah terus berlangsung
Ringkasan Berita:
- Sementara jemaah gelombang pertama menuntaskan fase Madinah, arus kedatangan jemaah gelombang kedua melalui Jeddah terus berlangsung.
- Setelah puncak haji tuntas, PPIH Daker Madinah akan kembali bersiap menyambut jemaah gelombang kedua yang dijadwalkan bergerak dari Makkah menuju Madinah untuk melanjutkan rangkaian ibadah dan ziarah.
TRIBUNLOMBOK.COM - Kota Madinah resmi menuntaskan fase pelayanan jemaah haji reguler gelombang pertama pada Jumat (15/5/2026) pagi, setelah tiga kloter terakhir yakni UPG 21, KJT 20, dan BTH 14 diberangkatkan menuju Makkah dengan total sekitar 1.278 jemaah.
Bersamaan dengan itu, arus kedatangan jemaah gelombang kedua melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah terus berlangsung, dengan kondisi kepatuhan ihram yang dinilai semakin membaik.
Seluruh jemaah haji Indonesia kini sedang dalam proses konsolidasi menuju Makkah mempersiapkan diri untuk puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang dijadwalkan dimulai 8 Dzulhijjah atau Senin (25/5/2026).
Kepala PPIH Daerah Kerja Madinah Khalilurrahman memastikan seluruh rangkaian pendorongan jemaah dari Kota Nabawi berjalan tertib dan sesuai rencana.
"Alhamdulillah seluruh rangkaian berjalan tertib dan sesuai rencana. Hari ini Madinah secara resmi mulai kosong dari jemaah haji reguler gelombang pertama," ujarnya saat memantau langsung proses keberangkatan di Bir Ali dikutip dari laman resmi Kemenhaj.
Baca juga: Konsumsi Jemaah Indonesia selama Puncak Haji 2026: Menu Cita Rasa Nusantara, Penyajian Praktis
Berakhirnya operasional gelombang pertama di Madinah tidak berarti tugas pelayanan selesai.
Sebagian besar petugas PPIH Daker Madinah kini mulai bergeser menuju Makkah untuk memperkuat layanan selama fase Armuzna.
Setelah puncak haji tuntas, PPIH Daker Madinah akan kembali bersiap menyambut jemaah gelombang kedua yang dijadwalkan bergerak dari Makkah menuju Madinah untuk melanjutkan rangkaian ibadah dan ziarah.
Perhatian Khusus untuk Jemaah Lansia dan Disabilitas di Bir Ali
Di Miqat Bir Ali, titik terakhir sebelum jemaah memasuki Tanah Haram, layanan bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas menjadi perhatian utama petugas.
Kepala PPIH Sektor Bir Ali Divia Ardianto menegaskan seluruh personel tetap disiagakan penuh hingga keberangkatan terakhir.
Salah satu langkah konkret yang diterapkan adalah penyediaan golf car bagi jemaah lansia yang kesulitan berjalan menuju bus.
"Kami ingin jemaah lansia tetap nyaman menjalani proses miqat tanpa harus kelelahan berjalan jauh. Karena itu pendampingan terus kami maksimalkan," kata Divia.
Jemaah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah dipastikan tetap mendapat perhatian penuh dari tim medis dan akan diberangkatkan ke Makkah setelah dinyatakan layak jalan oleh dokter.
Kedatangan Via Jeddah
| Konsumsi Jemaah Indonesia selama Puncak Haji 2026: Menu Cita Rasa Nusantara, Penyajian Praktis |
|
|---|
| Jemaah Haji Bisa Kirim Oleh-oleh Tanpa Repot Bawa Barang Berlebih di Pesawat |
|
|---|
| Chef dan Bumbu Asal Indonesia Dalam Hidangan Konsumsi Jemaah Haji |
|
|---|
| Tenda Jemaah di Arafah Hampir Siap Digunakan untuk Ibadah Puncak Haji |
|
|---|
| Umrah Sunnah Tak Perlu Berkali-kali, Jemaah Butuh Simpan Tenaga untuk Puncak Haji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/jemaah_haji_2020284.jpg)