Sabtu, 9 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Ibadah Haji 2026

Delapan Jemaah Haji NTB Masih Tertunda Berangkat karena Sakit

Delapan jemaah haji NTB yang sebelumnya dinyatakan tidak layak terbang masih menunggu jadwal keberangkatan sambil menjalani observasi.

Tayang:
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Idham Khalid
TRIBUNLOMBOK.COM/ROBBY FIRMANSYAH
PEMBERANGKATAN HAJI: Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf saat memantau pelaksanaan pemberangkatan haji di NTB, Jumat (8/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Delapan jemaah haji NTB yang sebelumnya dinyatakan tidak layak terbang masih menunggu jadwal keberangkatan sambil menjalani observasi.

  • Mayoritas gangguan kesehatan yang dialami jemaah berupa gula darah, stroke, penurunan hemoglobin, dan kelelahan pada lansia.

 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Sebanyak delapan jemaah haji dari total 20 orang yang dinyatakan tidak layak terbang akibat sakit, masih menunggu jadwal pemberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Lombok.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Amin, mengatakan mereka ini akan diberangkatkan nanti bersama dengan dua kloter yang tersisa yakni kloter 14 dan 15.

"Jika nanti dari beberapa yang memang proses observasi ini sudah menunjukkan ada kemajuan atau perbaikan kesehatannya, insya Allah akan diterbangkan di kloter 15," kata Amin, Sabtu (9/5/2026).

Sejak awal pemberangkatan mulai dari kloter 1-13 terdapat 20 orang yang dinyatakan tidak layak terbang karena alasan kesehatan, namun 10 diantaranya sudah diberangkatkan mengisi kekosongan kursi (Open seat) pada kloter lainnya.

Sementara dua orang dinyatakan batal berangkat dan harus menunggu tahun depan karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan, sementara tujuh orang dalam proses observasi dan satu lagi dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB.

"Jika memang tidak ada peningkatan untuk perubahan kesehatannya, maka akan ditunda keberangkatannya di tahun depan," kata Amin.

Amin menggambarkan kondisi penyakit yang banyak diderita oleh jemaah haji terutama yang lanjut usia (Lansia), seperti gula darah, penurunan hemoglobin, stroke dan kecapean terutama mereka yang berasal dari Pulau Sumbawa.

Selain itu Amin menyampaikan kondisi terkini jemaah haji NTB di Arab Saudi menjelang puncak ibadah haji, ribuan jemaah yang sudah berangkat pada gelombang pertama mulai bergerak dari Madinah ke Makkah.

"Semua jemaah dalam kondisi sehat, belum ada informasi terkait yang dirawat," kata Amin.

Baca juga: Mengapa Hijir Ismail Begitu Istimewa bagi Jamaah Haji dan Umrah?

Terkait dengan adanya laporan beberapa jemaah yang tersesat kata Amin, itu disebabkan karena kebingungan menuju jalan ke hotel tempat mereka menginap. Namun demikian petugas sudah disiagakan untuk memantau pergerakan jemaah haji ini teruma yang lansia.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved