Senin, 4 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Berita Lombok Timur

Setahun Program MBG Berjalan, Puluhan Anak di Lombok Timur Masih Terlupakan

Dikbud Lombok Timur akhirnya buka suara terkait puluhan anak yang belum menikmati MBG di Desa Selaparang.

Tayang:
Penulis: Rozi Anwar | Editor: Idham Khalid
TRIBUNLOMBOK.COM/Rozi Anwar
PROGRAM MBG - Siswa SD Satu Atap Suela, Desa Selaparang, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur saat proses belajar mengajar. Di sekolah ini dikabarkan belum mendapatkan distribusi ptogram Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Ringkasan Berita:
  • Dikbud Lombok Timur akhirnya buka suara terkait puluhan anak yang belum menikmati MBG di Desa Selaparang.

  • Satgas MBG mengungkapkan bahwa persoalan sekolah pelosok yang belum tersentuh MBG sudah menjadi agenda serius.

 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Sudah lebih dari setahun Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bergulir, namun nasib berbeda justru dialami puluhan anak di SDN 4 Selaprang dan SMP Negeri Satu Atap di Kecamatan Suela, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Hingga kini anak-anak di sekolah pelosok tersebut belum pernah merasakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut.

Padahal, sejumlah dapur penyedia MBG telah dibangun di wilayah Kecamatan Suela. Ironisnya, lokasi sekolah yang berada di pedalaman itu seolah luput dari jangkauan.

Menanggapi kondisi ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur akhirnya buka suara terkait puluhan anak yang belum menikmati MBG.

"Sedang kami bahas ini," singkat Sekretaris Dinas Dikbud Lombok Timur, Lalu Bayan, singkat kepada wartawan, Senin (4/5/2026).

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Lombok Timur, Ahyan, mengungkapkan bahwa persoalan sekolah pelosok yang belum tersentuh MBG sudah menjadi agenda serius.

"Baru saja kami selesai menghadiri Rapat Kerja di DPRD terkait masalah Program MBG di Kabupaten Lombok Timur. Kami rapat dengan OPD lainnya," jelas Ahyan.

Baca juga: Siswa SD dan SMP Satu Atap Suela Lombok Timur Belum Tersentuh Program MBG Prabowo

Dalam rapat tersebut, Ahyan menegaskan pentingnya percepatan layanan bagi anak-anak yang hingga kini masih belum merasakan program MBG.

"Kita sampaikan agar dilakukan percepatan pelayanan terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum mendapatkan pelayanan Program MBG," tegasnya.

Ahyan juga memberi rekomendasi konkret. Menurutnya, sekolah-sekolah yang masuk dalam kategori daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) harus segera dibentuk Satuan Pendidikan Pelayanan Gizi (SPPG) sendiri.

"Ya, dipercepat pembentukan SPPG pada wilayah kategori 3T itu," ujarnya.

Sebagai solusi jangka pendek, Ahyan mengaku masih terus berkoordinasi dengan dapur SPPG terdekat untuk bisa melayani sekolah-sekolah terpencil tersebut.

"Kami akan koordinasikan apabila masih memungkinkan untuk bergabung bersama sasaran lainnya di SPPG terdekat," pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved