Berita Kota Mataram
Gencarkan Digitalisasi Bansos, Dinsos Kota Mataram Libatkan Perlinsos dan Kader Posyandu
Pemkot Mataram percepat digitalisasi bansos dengan melibatkan Agen Perlinsos dan 1.800 kader Posyandu.
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Idham Khalid
“Data yang sampai jika ada sanggahan, mereka bisa langsung selesai di akar rumput di Kelurahan melalui proses Musling itu. Jadi tidak perlu naik ke atas,” ungkapnya.
Baca juga: Dua Wisatawan Hilang saat Bermain Paddle di Gili Trawangan, Tim SAR Perluas Pencarian
Selain itu, kondisi geografis Mataram yang kompak memberikan keuntungan dalam proses identifikasi dan validasi dibandingkan daerah lain yang memiliki jarak antarwilayah yang luas.
Sistem digital ini nantinya akan terintegrasi langsung dengan data By Name By Address (BNBA) milik Dukcapil, sehingga warga dapat mengecek status bantuan mereka secara mandiri melalui platform digital.
Meskipun masih dalam tahap penyesuaian teknis akibat pengalihan tanggung jawab dari Dukcapil ke Dinas Sosial, Muzakkir optimis bahwa pola Musling dan Muskel yang ditawarkan menjadi solusi paling tepat untuk menghadapi tantangan di lapangan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/DIGITALISASI-BANSOS-2026.jpg)