Minggu, 26 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Berita Mataram

Kerugian Kebakaran Gudang Oli di Mataram Ditaksir Capai Rp2 Miliar

Adapun barang yang ludes dilahap si jago merah yakni 1.300 dus oli berukuran besar dan 1.000 dus kecil.

Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Wahyu Widiyantoro
TRIBUNLOMBOK.COM/ISTIMEWA
KEBAKARAN GUDANG - Petugas Damkar melakukan pemadaman kebakaran gudang oli di Ruko Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Sabtu (30/3/2026). Adapun barang yang ludes dilahap si jago merah yakni 1.300 dus oli berukuran besar dan 1.000 dus kecil. 
Ringkasan Berita:
  • Barang di dalam gudang tersebut merupakan barang mudah terbakar.
  • Adapun barang yang ludes dilahap si jago merah yakni 1.300 dus oli berukuran besar dan 1.000 dus kecil.

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kerugian akibat kebakaran gudang oli di kompleks pertokoan Pelembak, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram ditaksir mencapai Rp2 miliar. 

Adapun barang yang ludes dilahap si jago merah yakni 1.300 dus oli berukuran besar dan 1.000 dus kecil.

Barang di dalam gudang tersebut merupakan barang mudah terbakar, membuat api dengan cepat menyebar dan membesar melahap beberapa bagian gedung.

Kapolsek Ampenan, Kompol Ahmad Majmuk mengatakan, kebakaran ini terjadi pada Senin (30/3/2026) pukul 10.40 Wita yang diduga berasal dari korsleting listrik stavolt yang berada di bagian belakang gedung.

Baca juga: Gudang Oli di Mataram Ludes Terbakar: Diduga karena Korsleting, Kerugian Ditaksir Capai Rp2 Miliar

"Jadi ada saksi yang mendengar suara ledakan di belakang dan melihat percikan api, setelah itu saksi berlari ke lantai dua memberitahukan teman karyawan yang lain," kata Majmuk.

Mendengar kabar tersebut, empat karyawan yang lainnya melompat dari lantai dua untuk menyelamatkan diri serta meminta bantuan kepada warga untuk menghubungi pemadam kebakaran (Damkar).

Delapan unit mobil Damkar milik Pemerintah Kota Mataram dikerahkan, dibantu empat unit dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. 

Selain itu dua unit water canon milik Polda NTB juga diterjunkan.

"Setelah berjibaku hampir tiga jam, sekitar pukul 12.45 Wita api berhasil di padamkan," kata Majmuk.

Majmuk juga mengatakan dari kejadian ini tidak ada korban jiwa, dan saat ini tengah dilakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) serta para saksi.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved