Senin, 8 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Lebaran 2026

Pergerakan Arus Mudik-Balik Meningkat pada Lebaran 2026, Hindari Puncak Kepadatan 28-29 Maret

Total penumpang angkutan umum yang tercatat selama periode H-8 hingga H+3 meningkat 11,11 persen

Tayang:
TRIBUNLOMBOK.COM/Ahmad Wawan Sugandika
MUDIK LEBARAN - Suasana mudik di Pelabuhan Lembar yang terpantau landai H-3 Lebaran, Selasa (17/3/2026). Total penumpang angkutan umum yang tercatat selama periode H-8 hingga H+3 meningkat 11,11 persen. 
Ringkasan Berita:
  • Total penumpang angkutan umum yang tercatat selama periode H-8 hingga H+3 meningkat 11,11 persen.
  • Realisasi pergerakan sarana angkutan umum juga mengalami kenaikan sebesar 4,07 persen dibanding tahun 2025.

TRIBUNLOMBOK.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan penumpang angkutan umum sepanjang masa Angkutan Lebaran 2026, terhitung sejak H-8 hingga H+3 atau dari 13 hingga 24 Maret 2026. 

Berdasarkan data sementara Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026, total penumpang angkutan umum yang tercatat selama periode tersebut mencapai 15.397.417 orang, meningkat 11,11 persen dibandingkan periode yang sama pada Angkutan Lebaran 2025 yang hanya mencatatkan 13.858.086 penumpang. 

Tak hanya dari sisi jumlah penumpang, realisasi pergerakan sarana angkutan umum juga mengalami kenaikan sebesar 4,07 persen dibanding tahun 2025.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bahwa data yang ada masih bersifat dinamis lantaran proses rekapitulasi terus berlangsung hingga 30 Maret 2026. 

Baca juga: Puncak Arus Balik di Pelabuhan Kayangan Diprediksi Terjadi Akhir Pekan Ini

"Kami masih melihat adanya potensi puncak arus balik pada 28-29 Maret 2026," ujarnya, Rabu (25/3/2026). 

Sebagai langkah antisipatif, pemerintah mendorong masyarakat agar memanfaatkan jendela waktu 26–27 Maret 2026 untuk memulai perjalanan balik lebih awal. 

Pada periode itu, pemerintah menyediakan dua insentif sekaligus: kebijakan Work from Anywhere (WFA) yang memungkinkan pegawai bekerja dari mana saja, serta diskon tarif tol sebesar 30 persen yang berlaku di 9 ruas jalan tol. 

Kombinasi dua kebijakan ini diharapkan menjadi daya tarik agar arus kendaraan dapat tersebar lebih merata dan tidak terkonsentrasi pada akhir pekan puncak arus balik.

Menhub menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama perjalanan mudik dan balik telah tertib mengikuti arahan petugas di lapangan. 

Kepatuhan tersebut dinilai berkontribusi nyata terhadap penurunan angka kecelakaan dan fatalitas selama masa Angkutan Lebaran berlangsung. 

Ia pun berharap tren positif ini terus terjaga hingga 29 Maret mendatang sehingga seluruh pemudik dapat kembali ke kota asal dengan selamat.

Pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas masih berlaku hingga 29 Maret 2026. Para pelaku usaha transportasi logistik diminta untuk konsisten mematuhi ketentuan ini demi menjaga kelancaran lalu lintas di jalur-jalur utama. 

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved