Senin, 20 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Bansos PKH dan Sembako Februari Cair di Bulan Ramadan 2026, Cek Nama dan Status DTSEN

Penyaluran Bansos triwulan pertama 2026 telah mencapai di atas 85 persen atau Rp15 triliun

TRIBUNLIMBOK.COM/WAWAN SUGANDIKA
TERIMA BANSOS - Seorang warga Kota Mataram saat sedang di verifikasi data diri, sebagai syarat penerimaan BLTS di Kantor Pos Mataram, Rabu (26/11/2025). Penyaluran Bansos triwulan pertama 2026 telah mencapai di atas 85 persen atau Rp15 triliun. 

Ringkasan Berita:
  • Penyaluran Bansos triwulan pertama 2026 telah mencapai di atas 85 persen atau Rp15 triliun.
  • Bansos PKH dan Sembako telah disalurkan secara bertahap.

TRIBUNLOMBOK.COM - Tercatat realisasi penyaluran bantuan sosial (Bansos) triwulan pertama 2026 telah mencapai di atas 85 persen atau Rp15 triliun hingga awal Ramadan 1447 H atau pertengahan Februari 2026. 

Program Keluarga Harapan (PKH), mendapat alokasi untuk 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). 

Sementara Bantuan Sembako dialokasikan bagi 18.250.000 KPM.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, Bansos PKH dan Sembako telah disalurkan secara bertahap.

Baca juga: Mekanisme Cek Desil Penerima Bansos Mudah Via Online Cukup Pakai NIK

Rinciannya penyalurannya antara lain:

  • PKH untuk triwulan pertama, Januari, Februari, Maret dengan sasaran 8.940.958 KPM tersalurkan lebih dari Rp6 triliun atau 89,4 persen. 
  • Bansos Sembako sudah tersalurkan ke 15 juta KPM yang total besarannya Rp 9 triliun atau setara 86,9 persen.

Penyaluran bansos dilakukan melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) dan BSI. 

Masih terdapat lebih dari 1 juta penerima baru bansos PKH dan sekitar 2 juta penerima baru bansos Sembako hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang belum menerima bantuan.

"Karena sedang proses pembukaan rekening kolektif distribusi kartu dan persiapan penyaluran melalui PT. Pos Indonesia," kata Gus Ipul.

Setiap triwulan ada penerima manfaat baru hasil pemutakhiran DTSEN yang sebagian besar belum memiliki rekening. 

"Maka itu ada namanya buka rekening kolektif dan perlu waktu 1-2 bulan,” jelasnya. 

Kemensos juga menyiapkan bansos adaptif untuk penanganan pascabencana, meliputi bantuan logistik dan dapur umum, santunan kematian dan luka, jaminan hidup (Jadup) dan bantuan pemulihan ekonomi bagi masyarakat terdampak bencana.

Total anggaran bansos adaptif ada Rp2 triliun.

Untuk bansos PKH dan Sembako di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang terdampak bencana, Kemensos telah menyalurkan Rp1,8 triliun kepada 1,7 juta KPM.

Cek Penerima Bansos

Status desil dapat dilihat di laman resmi cekbansos.kemenkos.go.id, dengan cara berikut ini:

1. Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved