Berita NTB
Rakor Stunting 2026: Pemprov NTB Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor dan Intervensi Berbasis Data
Ketua TP-PKK NTB, Sinta Agatia, menegaskan penurunan stunting harus dilakukan lewat kolaborasi lintas sektor hingga desa.
Dalam rakor tersebut juga dibahas penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Saat ini, cakupan program tersebut di NTB baru sekitar 40 persen dan ditargetkan mencapai 100 persen pada 2026.
“Kita berharap MBG ini punya kontribusi nyata untuk menurunkan angka stunting, terutama pada kelompok 3B, yaitu bayi, balita, dan ibu hamil,” kata Fikri.
Mengakhiri rakor, kedua pihak sepakat bahwa percepatan penurunan stunting membutuhkan komitmen kuat, penguatan pendampingan hingga tingkat desa, serta sinergi lintas sektor yang konsisten.
Pemerintah Provinsi NTB menargetkan seluruh upaya tersebut berjalan optimal sebelum pelaksanaan survei nasional pada April hingga Agustus 2026, sehingga capaian penurunan stunting dapat terukur dan berkelanjutan.
Rakor ini juga dihadiri Kepala BKKBN NTB, Koordinator Badan Gizi Nasional NTB, Tim Ahli Gubernur, praktisi gizi, serta para pemangku kepentingan t
| Angka Kemiskinan di NTB Turun Drastis Dalam Setahun Terakhir |
|
|---|
| Kemensos Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Petani Porang di NTB Lewat MoU Tiga Pihak |
|
|---|
| Gubernur NTB Optimistis Birokrasi Makin Cepat Usai Pengisian Jabatan Strategis |
|
|---|
| Musrenbang NTB 2027: Mensos Soroti Perencanaan, Mendes PDT Dorong Kemandirian Desa |
|
|---|
| Strategi Gubernur NTB Urai Masalah Ketenagakerjaan, Hilirisasi Pangan, hingga Proteksi PMI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Ketua-TP-PKK-NTB-Sinta-Agatia-MIqbal.jpg)