MBG Selama Ramadan di NTB Gandeng UMKM Lokal
Badan Gizi Nasional memastikan program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan selama Ramadan di NTB dalam bentuk makanan kering.
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Idham Khalid
Ringkasan Berita:
- Badan Gizi Nasional memastikan program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan selama Ramadan di NTB dalam bentuk makanan kering.
- Intervensi gizi bagi anak-anak dan kategori 3B tetap diberikan setiap hari, dengan dukungan guru dan orang tua agar tidak disalahgunakan.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan bahwa penyaluran makanan bergizi gratis (MBG) selama Ramadan tetap dilakukan, hanya saja penyajiannya dalam bentuk makanan kering.
Kepala regional satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Nusa Tenggara Barat (NTB), Eko Prasetyo mengatakan makanan kering yang akan diberikan selama Ramadan akan bekerjasama dengan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
"Pelaksanaannya akan tetap dilakukan, dalam bentuk makanan kering. Makanan kering ini merupakan makanan yang dari UMKM," kata Eko, Selasa (17/2/2026).
Tak ingin kecolongan dari sisi kualitas makanan, Eko memastikan makanan dari UMKM yang akan diberikan kepada penerima manfaat program MBG akan diseleksi ketat. Sehingga tidak terjadi insiden keracunan nantinya.
"UMKM-nya harus diperiksa juga, dianalisa dan dicek juga terkait dengan kebersihan dan keamanannya juga. Jangan sampai UMKM-nya asal-asalan bermasalah juga nanti," kata Eko.
Baca juga: Penyaluran MBG Tetap Jalan Selama Libur Imlek, Ramadan, dan Lebaran
Pelaksanaan ibadah puasa selama Ramadan tak menghalangi pemerintah, untuk memberikan intervensi gizi kepada anak-anak dan kategori 3B (Ibu menyusui, Ibu hamil dan Balita).
"Intervensi gizi harus tetap dilakukan, jangan sampai sekarang diberikan nanti sebulan tidak itukan rentang waktu lama. Maksimal itu setiap hari paling tidak harus diberikan," kata Eko.
Terkait dengan potensi banyaknya anak-anak yang membatalkan puasa akibat MBG ini, Eko berharap dari guru dan orang tua memberikan pemahaman serta pengertian agar hajat pemerintah ini tidak disalah gunakan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/MBG-SAAT-RAMDAN-DI-NTB.jpg)