Berita Lombok Timur
143 Kepala Sekolah SD dan SMP di Lombok Timur Dilantik, Bupati Tekankan Integritas
Sebanyak 143 kepala sekolah SD dan SMP di Lombok Timur dilantik sebagai manajer satuan pendidikan untuk mengawasi guru dan kualitas pembelajaran.
Penulis: Rozi Anwar | Editor: Idham Khalid
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 143 kepala sekolah SD dan SMP di Lombok Timur dilantik sebagai manajer satuan pendidikan untuk mengawasi guru dan kualitas pembelajaran.
- Bupati Haerul Warisin menekankan pengelolaan keuangan yang hati-hati, profesionalisme, dan inovasi dalam pemanfaatan sumber daya sekolah.
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Sebanyak 143 kepala sekolah untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) resmi dilantik sebagai manajer satuan pendidikan yang bertugas mengayomi para guru dan memastikan kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing, Senin (2/3/2026).
Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, mengingatkan para kepala sekolah agar berhati-hati dalam mengelola keuangan sekolah dan tidak tergiur melakukan penyalahgunaan anggaran.
"Pesan saya hati-hati, anda belum mampu mengelola dan mengatur keuangan dengan baik. Kalau perlu bertanya kepada orang yang sudah berpengalaman," ujar Iron, sapaan akrab Bupati, saat memberikan arahan pada pelantikan.
Ia menekankan bahwa istilah “clear” atau bersih bukan hanya soal administrasi keuangan, tetapi juga kemampuan seorang kepala sekolah dalam mengelola seluruh aspek sekolah secara profesional.
"Jadi pemimpin itu tidak gampang, jadi manajer itu tidak gampang. Tetapi kalau ada rasa keikhlasan, amanah, kita bekerja untuk pendidikan, untuk mengayomi teman-teman guru di situ, maka insyaallah kita akan menjadi kepala sekolah yang baik," tambahnya.
Baca juga: Pemprov NTB Lelang 37 Jabatan Kepala Sekolah, Pastikan Tak Ada Ruang Main Mata
Bupati Iron juga mengumpamakan bahwa posisi Kepala Dinas bukanlah bukan hal yang mustahil dicapai oleh kepala sekolah, asalkan mampu menunjukkan kemampuan dalam mengayomi guru, mengelola manajemen sekolah, dan membimbing murid-murid berprestasi.
"Selain fokus pada kurikulum, kami mendorong para guru dan kepala sekolah untuk berpikir inovatif dalam memanfaatkan potensi Sumber Daya Alam (SDA)," tutupnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/PELANTIKAN-KEPALA-SEKOLAH-LOMBOK-TIMUR.jpg)