Sabtu, 9 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Mengapa Hijir Ismail Begitu Istimewa bagi Jamaah Haji dan Umrah?

Secara historis, area setengah lingkaran ini adalah bagian asli dari bangunan Ka'bah yang dibangun Nabi Ibrahim AS.

Tayang:
Editor: Laelatunniam
Tribunnews.com/Sri Juliati
HAJI - Jemaah haji melaksanakan tawaf di Masjidil Haram, Makkah. Shalat di Hijir Ismail memiliki nilai yang sama dengan shalat di dalam Ka'bah, menjadikannya lokasi yang sangat mulia dan mustajab (makbul) untuk memanjatkan doa. 

Karena termasuk bagian dari Ka’bah, shalat di Hijir Ismail memiliki keutamaan seperti shalat di dalam Ka’bah.

Rasulullah SAW bahkan menganjurkan Sayyidah Aisyah RA untuk shalat di tempat tersebut jika ingin merasakan shalat di dalam Ka’bah.

Dalam beberapa riwayat juga disebutkan bahwa Hijir Ismail menjadi tempat mustajab untuk berdoa dan penuh rahmat Allah SWT.

Tempat ini juga memiliki nilai sejarah dan spiritual yang sangat mendalam.

Banyak ulama dan riwayat menyebut bahwa di area tersebut dimakamkan Siti Hajar, ibunda Nabi Ismail AS, bahkan sebagian riwayat juga mengaitkannya dengan makam Nabi Ismail AS.

Karena itu, Hijir Ismail bukan sekadar bagian bangunan di sekitar Ka’bah, tetapi menjadi simbol perjuangan, kesabaran, dan kemuliaan keluarga Nabi Ibrahim AS.

Makna simbolik Hijir Ismail juga mengingatkan umat Islam pada sosok Siti Hajar, seorang perempuan yang penuh keteguhan iman dan pengorbanan.

Dari rahimnya lahir Nabi Ismail AS yang kemudian menjadi leluhur Nabi Muhammad SAW.

Hingga kini, jutaan jamaah dari seluruh dunia datang untuk shalat dan berdoa di tempat tersebut sebagai bentuk penghormatan sekaligus harapan memperoleh keberkahan dan ampunan dari Allah SWT, seperti dijelaskan Prof. DR. KH Nasaruddin Umar, Guru Besar Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta dalam laman UIN Jakarta.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved