6 Rukun Haji yang Tidak Boleh Ditinggalkan Agar Ibadah Sah
Jemaah haji wajib berniat dan memakai ihram di lokasi (miqat makani) serta waktu (miqat zamani) yang telah ditentukan.
Niat Umrah
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
Labbaika allāhumma ‘umratan
Artinya: “Aku sambut panggilan-Mu ya Allah untuk berumrah.”
Atau,
نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitul ‘umrata wa ahramtu bihā lillāhi ta‘ālā
Artinya: “Aku berniat umrah dan berihram karena Allah Ta’ala.”
Syarat Haji:
- Islam
- Baligh (dewasa)
- Aqil (berakal sehat)
- Merdeka (bukan hamba sahaya)
- Istitha'ah (mampu).
Rukun Haji:
Rukun haji adalah rangkaian amalan yang harus dilakukan dalam ibadah haji dan tidak dapat diganti dengan amalan lain, walaupun dengan dam. Jika rukun ini ditinggalkan, ibadah haji seseorang tidak sah.
- Niat Ihram haji
- Wukuf di Arafah
- Tawaf ifadah
- Sa'i
- Cukur
- Tertib
Jenis Haji
1. Haji Ifrad
Haji ifrad adalah cara pelaksanaan haji yang paling sederhana karena jemaah hanya melaksanakan ibadah haji saja tanpa umrah. Seluruh rangkaian ibadah difokuskan pada haji. Keunggulannya, jemaah tidak wajib membayar dam karena tidak menggabungkan dua ibadah.
2. Haji Qiran
Haji qiran adalah pelaksanaan haji dengan menggabungkan niat haji dan umrah sekaligus dalam satu ihram. Jemaah melakukan tawaf qudum, salat di belakang Maqam Ibrahim, lalu sa’i untuk haji dan umrah tanpa tahallul. Jemaah tetap dalam keadaan ihram hingga tanggal 10 Dzulhijjah, dan wajib membayar dam sebagai bentuk kompensasi.
3. Haji Tamattu’
Haji tamattu’ dilakukan dengan mendahulukan umrah, kemudian bertahallul, lalu melaksanakan haji dengan ihram baru. Cara ini memberi jeda istirahat bagi jemaah sebelum masuk rangkaian haji. Jika memenuhi syarat, jemaah wajib membayar dam berupa seekor kambing.
Hukum Mengubah Niat Haji/Niat Ihram
Mengganti Niat Ihram (At-Taghayyuru ‘an al-Niyah) adalah mengubah niat dalam pelaksanaan haji/umrah dengan ketentuan tertentu.
Kementerian Agama menjelaskan dalam buku Manasik Haji dan Umrah 2026, sebagai berikut:
1. Dari haji tamattu’ ke haji qiran
Mengubah niat haji tamattu' menjadi haji qirān hukumnya boleh, yaitu dengan mengubah niat umrah menjadi niat haji dan umrah sekaligus.
| Mekanisme Penanganan Koper Jemaah Haji, Tempat Segala Kebutuhan di Tanah Suci |
|
|---|
| Tujuh Jemaah Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci, Didominasi Akibat Sakit Jantung dan Paru-Paru |
|
|---|
| 74 Ribu Jemaah Haji Dalam 192 Kloter Telah Tiba di Arab Saudi |
|
|---|
| WNI Terlibat Kasus Haji Ilegal: Kronologi Penangkapan, Modus, dan Ancaman Hukuman |
|
|---|
| Kronologi Jemaah Haji NTB Masuk Daftar Cekal Arab Saudi, Terungkap dari Sidik Jari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/haji_indonesia_makkah_2025_02951915.jpg)