Senin, 8 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Sahur: Seni Berbekal Sebelum Menempuh Perjalanan Panjang

Berdasarkan QS. Al-Baqarah:187 dan hadis riwayat Muhammad (HR. Bukhari & Muslim), sahur bukan sekadar makan, tetapi ibadah yang membawa keberkahan.

Tayang:
Editor: Laelatunniam
Istimewa
SAHUR - Ilustrasi sahur. Berdasarkan QS. Al-Baqarah:187 dan hadis riwayat Muhammad (HR. Bukhari & Muslim), sahur bukan sekadar makan, tetapi ibadah yang membawa keberkahan. 

Ringkasan Berita:
  • Berdasarkan QS. Al-Baqarah:187 dan hadis riwayat Muhammad (HR. Bukhari & Muslim), sahur bukan sekadar makan, tetapi ibadah yang membawa keberkahan.
  • Mengandung dua bekal: kekuatan fisik (makanan/minuman) dan kekuatan mental-spiritual (niat, tekad, pengendalian diri).

Oleh : Suswandi

TRIBUNLOMBOK.COM - Di antara amalan sunah yang mengiringi ibadah di bulan suci Ramadhan adalah sahur, yakni makan dan minum pada dini hari sebelum terbit fajar (shadiq) atau yang lebih kita kenal dengan waktu imsak, yang disertai dengan niat berpuasa.

Durasi waktu yang dibutuhkan untuk sahur hanyalah sebentar jika dibandingkan dengan waktu yang diperlukan untuk berpuasa.

Lantas, hikmah apakah yang dapat diambil dari amalan sahur untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sepanjang tahun, bahkan di luar bulan puasa? Serta, hikmah apa yang bisa kita terapkan meskipun tidak sedang hendak berpuasa?

Allah Swt. berfirman:

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ

“Makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.” (QS. Al-Baqarah: 187)
Rasulullah saw. bersabda:

تَسَخَّرُوْا فَإِنَّ فِي السَّحُوْرِ بَرَكَةً

“Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya di dalam sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari & Muslim)

Dari dalil tersebut, dapat dipahami bahwa bagi orang yang hendak berpuasa, diperintahkan untuk mempersiapkan bekal. Sahur setidaknya menghimpun dua jenis bekal:

Bekal Jasmani: Berupa asupan makanan dan minuman untuk kekuatan fisik.
Bekal Rohani: Berupa niat dan tekad yang kuat untuk merelakan diri berpuasa serta mematuhi segala aturannya, termasuk menahan nafsu hingga Magrib.

Memanfaatkan Waktu yang Singkat untuk Perjalanan Panjang

Pada umumnya, sahur hanya membutuhkan waktu sekitar 15–30 menit, sedangkan pelaksanaan puasa berlangsung sekitar 14 jam.

Sahur adalah simbol pemanfaatan waktu yang singkat untuk mengumpulkan tenaga fisik dan mental guna menghadapi saat-saat yang lebih panjang dan sulit.

Pesan moralnya sangat mulia, sahur mengajarkan manusia bahwa hidup di dunia ini sangat singkat. Mumpung masih hidup, mumpung masih muda, dan mumpung belum berbunyi sirine "imsak" kematian, kita harus mempersiapkan bekal amal saleh untuk kehidupan yang jauh lebih panjang di alam kubur dan akhirat.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved