Rabu, 29 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

KM Barcelona Terbakar

Dua Penumpang KM Barcelona 5 Masih Dicari, Tiga Orang Dinyatakan Meninggal

Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap dua penumpang KM Barcelona 5 yang dinyatakan hilang usai kapal tersebut terbakar

Editor: Laelatunniam
Lantamal VIII Manado
KAPAL TERBAKAR - Kondisi terkini KM Barcelona V, Senin (21/7/2025). Kapal Motor (KM) Barcelona 5 rute Manado - Talaud, Sulawesi Utara, terbakar, Minggu (20/7/2025) sekitar pukul 12.00 WITA. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap dua penumpang KM Barcelona 5 yang dinyatakan hilang usai kapal tersebut terbakar di perairan Minahasa Utara, Sulawesi Utara, pada Minggu (20/7/2025).

Kapal penumpang tersebut mengalami kebakaran hebat saat berada sekitar 60 kilometer dari Pelabuhan Manado.

Dugaan awal menyebutkan api berasal dari salah satu kamar kapal ketika para penumpang tengah menikmati makan siang.

Mengutip Tribun Manado.com Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Manado, George Randang, menyampaikan, dua orang penumpang yang belum ditemukan diketahui bernama Levi Aiba dan Hamen Langinang, berdasarkan informasi yang diberikan oleh pihak keluarga kepada Basarnas.

"Dalam proses evakuasi dan pencarian, dilakukan dengan mengedepankan kecepatan, ketelitian dan keselamatan seluruh tim penyelamat," tandasnya.

Tragedi ini mengakibatkan tiga penumpang meninggal dunia, sementara ratusan lainnya berhasil diselamatkan.

Tiga korban jiwa yang teridentifikasi adalah Asna Lapae dan Zakaria Tindiuling, yang dievakuasi ke Pelabuhan Serei, serta Juliana Humulung (40), yang dibawa ke Pelabuhan Munte.

Berdasarkan data awal, KM Barcelona 5 mengangkut 280 penumpang, namun jumlah korban yang dievakuasi justru melebihi itu. Bakamla RI mencatat lebih dari 400 penumpang berhasil diselamatkan, dengan rincian 293 orang dievakuasi di Pelabuhan Serei, 87 orang di Pelabuhan Munte, dan 150 orang lainnya di Pelabuhan Manado.

Sejumlah penumpang yang mengalami luka atau trauma langsung dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Rima Lolong mengatakan, korban yang sakit dan alami trauma langsung dirujuk.

"Semua rumah sakit yang ada di Manado dan sekitarnya kita siapkan, siaga darurat," ujar Dokter Rima di Pelabuhan Manado.

Mengutip TribunManado.co.id, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komling menuturkan bahwa pihak Pemprov Sulut menyiagakan semua fasilitas kesehatan di setiap posko evakuasi.

"Masyarakat Sulawesi Utara berduka cita atas peristiwa ini," ujar Yulius Selvanus Komling.

 

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved