Ponpes Nurul Hakim Kediri Raih Prestasi Nasional di Lomba Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Gontor

Santri dan santriwati Ponpes Nurul Hakim berhasil meraih berbagai penghargaan mulai dari Juara Umum dan berbagai posisi juara liannya

Istimewa
PRESTASI SANTRI - Pondok Pesantren Nurul Hakim, Kediri, Lombok Barat menorehkan prestasi di tingkat nasional dalam rangkaian lomba 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Pondok Pesantren Nurul Hakim, Kediri, Lombok Barat menorehkan prestasi di tingkat nasional dalam rangkaian lomba 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.

Santri dan santriwati Nurul Hakim berhasil meraih berbagai penghargaan mulai dari Juara Umum Olimpiade Kader Ulama Intelek hingga gelar Kontingen Teraktif.

Sejumlah lomba berlangsung di dua lokasi berbeda di Jawa Timur dan diikuti oleh ratusan peserta dari pesantren se-Indonesia. 

Ponpes Nurul Hakim tercatat sebagai satu-satunya wakil dari Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berpartisipasi dalam seluruh kategori lomba.

Kegiatan pertama berlangsung pada 8 hingga 11 Juli 2025, di Pondok Modern Gontor Putri 1, Mantingan, Kabupaten Ngawi. 

Sembilan santriwati Pondok Pesantren Nurul Hakim mewakili NTB dalam ajang Intelligence Olympiad, sebuah kompetisi nasional yang diselenggarakan khusus menyambut satu abad Gontor.

“Tidak ada peserta lain dari NTB dalam kategori santriwati. Ini menunjukkan bahwa kami tidak hanya hadir, tetapi juga mewakili daerah dalam forum nasional,” kata Ustadzah Izzat Imaniya, S.Hum, ketua rombongan santriwati.

Dari ajang tersebut, kontingen Nurul Hakim meraih beberapa penghargaan antara lain:

1. Juara 3 Debat Bahasa Indonesia dengan peserta: Kaela Royatan Ma’ruf, ⁠Dewi Elmira dan ⁠Shofia Salsabila Syamal.

2. Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah, dengan peserta Isyqi Syarifa Humairo dan Firyal Naura Aqilafatin.

3. Lomba Cerdas Cermat, peserta Laila Azzahra, Huswatun Ulfah dan Wifqi Husnayani 

4. Pidato Bahasa Indonesia dengan peserta Aisha Yumna Nabila.

Para peserta lomba didampingi Ustadzah Peni Nurhayati Rahayu, Ustadzah Hijriyati Soleha, dan ⁠Ustadzah Lori Marantika.

“Kami tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya target. Yang paling utama adalah anak-anak belajar, menambah ilmu, memperluas wawasan, dan menyambung silaturahmi dengan sesama santri dari berbagai penjuru tanah air,” ujar Izzat.

Pada 26 hingga 31 Mei 2025, sebanyak 15 santri putra Nurul Hakim tampil dalam ajang Olimpiade Kader Ulama Intelek di Gontor Kampus Pusat, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved