Berita Mataram
Peternak Ikan dan Nelayan di Kota Mataram Dapat Bantuan dari DBHCHT Lebih Banyak Tahun Ini
Dinas Perikanan Kota Mataram menerima Alokasi DBHCHT Rp1,5 miliar untuk bantuan kepada peternak ikan dan nelayan
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Wahyu Widiyantoro
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM - Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kota Mataram tahun 2025 menyentuh Rp74 miliar,.
Walaupun turun Rp4 miliar dari tahun 2024, namun sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendapat peningkatan alokasi anggaran dari DBHCT.
Salah satunya, Dinas Perikanan Kota Mataram yang menerima Alokasi DBHCHT Rp1,5 miliar.
Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp600 juta.
Kepala Dinas Perikanan Kota Mataram, Irwan Harimansyah menjamin, penambahan Alokasi DBHCHT akan langsung bisa dirasakan manfaatnya.
Baca juga: Disnakertrans KSB Siap Garap Program DBHCHT
“Jadi kita tahun 2025 ini mendapatkan bantuan DBHCHT lumayan besar, artinya manfaatnya khusus langsung ke masyarakat. Khususnya kelompok kelompok masyarakat yang kita utamakan,” ucap Irwan menjawab TribunLombok.com, Jumat (23/5/2025).
Saat ini lanjut dia, kelompok peternak ikan air tawar yang akan ditargetkan menjadi penerima bantuan dari pembagian Alokasi DBHCHT sebesar Rp1,5 miliar ini sebanyak 70 kelompok.
“Itu mereka fokus di ikan lele, nila, patin, dan lainnya dan juga belut,” katanya.
Nantinya, Alokasi DBHCHT yang dimiliki Dinas Perikanan ini akan difokuskan pada penyediaan pakan.
“Itu pakan kan mahal jadi banyak yang kita punya pembudidaya mengeluh, dan bagaimana pemerintah harus bisa membantu mereka,” pungkasnya.
Adapun kelompok peternak ikan yang bisa menerima bantuan ini sedang dalam proses pengkajian dan pendataan.
Tak hanya itu, nelayan Kota Mataram juga akan menerima bantuan alat tangkap ikan seperti jaring dan lainnya.
(*)
Bappenda Kota Mataram Akui Royalti Musik Berpotensi Jadi Kendala Capaian PAD |
![]() |
---|
DPRD Kota Mataram Sebut Polemik Royalti Musik Bisa Jadi Ancaman PAD |
![]() |
---|
HIV/AIDS di Kota Mataram Masuk Level Mengkhawatirkan, 929 Kasus Sepanjang Januari-Juni 2025 |
![]() |
---|
Inspektorat Kota Mataram Sebut Temuan BPK Terkait Pinjam Nama Perusahaan Hanya Soal Administrasi |
![]() |
---|
Sekolah di Mataram Wajib Pasang Atribut Merah Putih HUT ke-80 RI |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.