Berita Mataram

Danlanal Mataram Jawab Keresahan Masyarakat Soal Revitalisasi Lapangan Malomba

Revitalisasi Lapangan Malomba yang menurut rencana menjadi venue PON 2028 NTB-NTT diharapkan mendapat dukungan semua pihak

TRIBUNLOMBOK.COM/WAWAN SUGANDIKA
REVITALISASI LAPANGAN - Foto udara Lapangan Malomba Mataram. Revitalisasi Lapangan Malomba yang menurut rencana menjadi venue PON 2028 NTB-NTT diharapkan mendapat dukungan semua pihak. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM - Upaya Revitalisasi Lapangan Malomba oleh Lanal Kota Mataram saat ini menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat Ampenan.

Spanduk penolakan beserta tanda tangan warga yang menolak pembangunan terpampang di depan pintu masuk utama Lapangan Malomba.

Menjawab itu, Danlanal Mataram, Kolonel Marinir Hadi Alhasny mengatakan, penolakan ini karena kurangnya sosialisasi.

“Kita melaksanakan sosialisasi tapi terbatas, jadi sudah saya datangi ketua RT tapi permasalahannya kami tidak sampai yang di bawah,” ucap Hadi, Senin (19/5/2025).

Baca juga: Lanal Mataram Tanam 5.000 Mangrove di Pantai Cemara Lombok Barat

Selain sepanduk penolakan, warga juga sempat melakukan perusakan pagar lapangan.

Meski begitu ia menganggap hal itu justru membantu proses perobohan sebagai rangkaian tahapan revitalisasi.

Pihaknya berupaya mengumpulkan sejumlah perwakilan warga, baik RT, kepala lingkungan, hingga lurah untuk suksesnya revitalisasi yang akan digunakan untuk PON 2028.

Dia juga menjawab keresahan warga soal penutupan jalan selama revitalisasi Lapangan Malomba ini.

Hadi menegaskan tidak akan ada penutupan jalan, mengingat hal itu bukan wewenang dari TNI AL.

Revitalisasi Lapangan Malomba diharapkan mendapat dukungan semua pihak, utamanya masyarakat yang disebut akan mendapatkan manfaat dari proyek tersebut.

“Saya tidak mendoktrin, tapi marilah kita menjadikan ini satu misi, yakni NTB menjadi lebih baik. Saya mendukung penuh Gubernur NTB menyatakan NTB Makmur Mendunia, itu harapan saya juga,” tegasnya.

"Kami Lanal tidak ada kepentingan secara institusi maupun pribadi saya untuk melawan rakyat. Tugas kami mengurangi kesulitan rakyat sekeliling,” pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved