Kamis, 21 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Pria Disabilitas Rudapaksa Mahasiswi

18 Pengacara Siap Bela Agus Buntung di Persidangan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

Kuasa hukum Agus Buntung, Aminuddin mengatakan ada 18 pengacara siap membela Agus Buntung dalam persdiangan kasus dugaan pelecehan seksual.

Tayang:
Editor: Laelatunniam
TRIBUNLOMBOK.COM/ROBBY FIRMANSYAH
I Wayan Agus Suartama (22) alias Agus Buntung diperiksa sebagai tersangka pelecehan seksual, Senin (9/12/2024). 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kuasa hukum Agus Buntung, Aminuddin mengatakan ada 18 pengacara siap membela Agus Buntung dalam persdiangan kasus dugaan pelecehan seksual.

"Demi membuktikan dalihnya itu, Agus kini menggaet 18 pengacara sekaligus, " ucap Aminuddin, kuasa hukum Agus, Selasa (10/12/2024).

Aminuddin juga menyatakan, dirinya bersama 17 anggota tim kuasa hukum siap membela Agus.

Sejauh ini, pihaknya telah menyiapkan upaya pembelaan, termasuk bukti-bukti kuat untuk mendukung pembelaan tersebut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya Agus Buntung diduga telah melecehkan 15 perempuan, tiga di antaranya adalah anak di bawah umur.

Meski sejumlah korban terlah memberi kesaksian kejahatan yang dilakukan Agus, namun Agus tetap menyatakan dirinya tak bersalah, dan aktivitas seskual yang terjadi belandaskan suka sama suka.

Berdasarkan pengakuan Agus Buntung dalam pemeriksaan di Polda NTB, tersangka dan korban ada kesepakatan untuk melakukan hubungan seksual.

"Jadi Agus merasa tidak pernah memaksa, apalagi korban ini mengaku bahwa dialah yang membonceng Agus menuju ke homestay dan membayar kamar," kata Aminuddin, kuasa hukum Agus, Selasa (10/12/2024), dikutip dari Tribun Lombok.

Menurut Aminuddin, alasan korban melapor karena pada saat itu, uang yang digunakan untuk membayar kamar tak dikembalikan Agus.

Diketahui, Agus saat itu mengaku tidak memiliki uang, sehingga ada perjanjian tersangka akan menggantikan uang korban.

"Lalu, karena uang untuk membayar kamar itu tidak dikembalikan Agus, maka Agus dilaporkan," ujarnya. 

Sebelumnya, Agus bercerita, mulanya ia meminta bantuan seorang perempuan untuk diantarkan ke kampus, namun Agus diturunkan di home stay.

"Saya ceritain setelah saya sampai home stay itu, dia yang bayar, dia yang buka pintu, terus tiba-tiba dia yang bukain baju dan celana saya," kata Agus, Minggu (1/12/2024). 

 

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved