Minggu, 24 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Opini

Tiga Versi Asal Usul Nama Mataram

Meskipun nama Mataram berasal dari nama kerajaan Mataram, namun pertanyaan selanjutnya adalah, kenapa sampai ada nama Mataram di Lombok.

Tayang:
Editor: Sirtupillaili
Dok.Istimewa
Ahmad Sugeng alias Gegen, Pegiat Lombok Heritage and Science Society (LHSS) 

Oleh: Ahmad Sugeng alias Gegen
Pegiat Lombok Heritage and Science Society (LHSS) 

Banyak orang bertanya-tanya, bagaimanakah awal mula nama Mataram ada di Lombok? Pertanyaan ini wajar sebenarnya, karena tidak dapat dipungkiri, bila menyebut nama Mataram, bayangan orang adalah nama sebuah kerajaan yang ada di Jawa Tengah.

Nama Mataram sebetulnya diambil dari nama kerajaan yang bernama Mataram, kerajaan ini eksis pada abad ke-19. Bekas dari area kerajaanya adalah kompleks kantor gubernur NTB dan wali kota Mataram saat ini. Riwayat kerajaan Mataram tamat saat kalah perang melawan Belanda pada tahun 1894.

Meskipun nama Mataram berasal dari nama kerajaan Mataram, namun pertanyaan selanjutnya adalah, kenapa sampai ada nama Mataram di Lombok.

Sedikitnya terdapat tiga versi yang menyebut asal mula nama Mataram.

Pertama, di dalam buku Mozaik Budaya Orang Mataram karya Fath Zakaria, disebutkan, orang-orang imigran Karangasem Bali saat mulai berkuasa di tanah Lombok menamakan kerajaanya dengan nama Mataram

Adapun maksud penamaan Mataram itu adalah sebagai harapan agar Mataram dapat menjadi penerus keyajaan kerajaan Mataram Hindu-Budha yang ada di Jawa Tengah. Meskipun tidak mempunyai hubungan darah yang nyata dengan kerajaan Mataram yang ada di Jawa Tengah itu, namun orang-orang Karangasem Bali di Lombok sepertinya merasa perlu untuk menyematkan nama Mataram pada identitas mereka.

Lebih jauh Fath Zakaria bercerita, kalau nama Mataram berasal dari kata matta yang dalam bahasa sangsekerta berarti ibu dan aram yang berarti hiburan, secara harfiah, Mataram berarti hiburan untuk ibu atau persembahan untuk ibu pertiwi. Maksud kata ibu merujuk pada Karangasem Bali, yang mana saat itu, Mataram masih di bawah kekuasan Karangasem Bali.

Kedua, dalam laporan akhir penyusunan sejarah kota Mataram yang disusun oleh Bappeda Kota Mataram menyebutkan, nama Mataram berasal dari nama sebuah tempat yang bernama Majeluk. Di tempat ini, sejak abad ke-15 telah banyak ditempati oleh orang Jawa dan Sasak. 

Kedatangan orang Jawa di Majeluk ini tidak lepas dari kedatangan Sunan Prapen ke Lombok pada sekitar tahun 1500 an. Saat datang ke Lombok, Sunan Prapen disertai oleh 10 ribu pasukan yang berasal dari berbagai daerah di Jawa, seperti Mataram, Semarang, Gresik, Besuki Gembong, Sumenep, Surabaya dan lain sebagainya.

Rombongan orang Mataram sendiri dipimpin oleh Patih Mataram, ia oleh Sunan Prapen ditugaskan untuk berdakwah di Samuliya dan Bayan, selesai di Bayan, Patih Mataram diceritakan bergerak ke arah selatan dan setelah melewati pegunungan Pusuk, Patih Mataram diceritakan menemukan sebuah tempat yang subur, tempat itu dinamakan Sesela, hingga kemudian, Patih Mataram kembali bergerak ke selatan dan menemukan tempat yang kita kenal saat ini dengan nama Majeluk.

Majeluk yang merupakan tempat tinggal rombongan orang Jawa pimpinan Patih Mataram inilah yang kelak dikenal sebagai Mataram.

Ketiga, versi ini berasal catatan keraton Surakarta yang ditulis pada sebuah blog oleh Raden Widodo, ia menulis, pada sekitar tahun 1700 an, kesultanan Mataram Kartasura atas permintaan kerajaan Karangasem Bali mengirim pasukanya ke Lombok

Pasukan itu dipimpin oleh Pangeran Manyuro dan Raden Panji Haryo Tohpati. Tujuan pasukan ini adalah untuk mendamaikan perang saudara yang terjadi pada waktu itu. 

Sebagai penghargaan dan penghormatan atas jasa Pangeran Manyuro dalam membantu pasukan Bali, oleh penguasa Bali saat itu, ia dibuatkan sebuah taman yang megah dan indah dengan nama taman Manyuro, orang Lombok menyebutnya Manyura.

Di sebelah barat dari taman Manyuro, terdapat tempat dengan nama Tohpati, ini adalah tempat tinggal Raden Panji Haryo Tohpati saat berada di Lombok. Sedangkan tempat berkemah pasukan Mataram Kartusuro itu, kini dikenal dengan Mataram.

Itulah tiga versi mengenai asal usul nama Mataram, kalau sahabat punya versi sendiri, silahkan tulis di kolom komentar ya.

 

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved