Pilkada Lombok Barat

Paket LAZADHA Percaya Diri Dapat Dukungan Partai Amanat Nasional

Lalu Ahmad Zaini yang diwawancai wartawan mengaku sangat yakin paket LAZADHA akan mendapat dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Penulis: Rozi Anwar | Editor: Sirtupillaili
Dok.Facebook PKS
Bakal calon bupati dan wakil bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan Nurul Adha siap maju di Pilkada serentak 2024. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT - Langkah pasangan calon bupati dan wakil bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini dan Nurul Adha (LAZADHA) semakin mantap menghadapi kontestasi Pilkada 2024.

Dari beberapa bakal pasangan yang akan maju pada Pilkada Lombok Barat, paket LAZADHA hampir pasti didukung tiga partai politik, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Lalu Ahmad Zaini yang diwawancai wartawan mengaku sangat yakin paket LAZADHA akan mendapat dukungan dari PAN.

"Saya sudah yakin, PAN itu ke saya. Tinggal urusan waktu saja," katanya dengan percaya diri, pada Rabu (10/7/2024).

Baca juga: AHY Ungkap Alasan Demokrat Usung Zulkieflimansyah-Suhailli FT di Pilgub NTB 2024

Sementara itu, bakal calon wakil bupati Nurul Adha sebagai pasangan politik LAZ mengatakan, pengalaman dirinya sebagai pimpinan DPRD Lombok Barat memahami kondisi fiskal daerah.

Mulai dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tak kunjung naik. Padahal memiliki berbagai macam potensi pariwisata.

"Oleh karenanya saya merasa terpanggil setelah melakukan istikharah, dan konsultasi dengan guru dan semuanya saat ditunjuk oleh partai, dan (saya) siap untuk maju," kata Adha.

Wanita yang akrab disapa Umi Nurul ini mengatakan, bahwa masyarakat Lombok Barat membutuhkan pemimpin yang memahami masyarakat, potensi daerah, dan memiliki keberanian mengambil keputusan.

Salah satu contoh yang disorotinya, saat Pemda Lombok Barat dalam masa krisis akibat covid 19 malah mengambil keputusan dengan membeli lahan seharga Rp 30 miliar.

"Padahal sampai sekarang tanah itu belum diapa-apakan," singkatnya.

Maka dari itulah, menurutnya Lombok Barat membutuhkan pemimpin yang berani tegas dalam mengambil keputusan meski melawan suatu kepentingan pribadinya.

"Jadi karena bapak LAZ ini secara finansial sudah tidak butuh. Maka kepentingan kepentingan pribadi tidak akan mengganggu pengabdian kami kepada Lombok Barat ini," tuturnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved