Kemenkumham NTB

Lapas Terbuka Lombok Tengah Dukung Ketahanan Pangan melalui Budidaya Jagung

Pemupukan dilakukan langsung warga binaan asimilasi dan didampingi petugas Lapas Terbuka Lombok Tengah

Penulis: Sinto | Editor: Wahyu Widiyantoro
DOK. LAPAS TERBUKA LOMBOK TENGAH
Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas IIB Lombok Tengah melakukan perawatan terhadap tanaman jagung yang dibudidayakan, Selasa (14/5/2024). 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas IIB Lombok Tengah melakukan perawatan terhadap tanaman jagung yang dibudidayakan, Selasa (14/5/2024).

Kegiatan dilakukan bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan melakukan penyiraman dan penyemprotan pupuk guna mendukung tanaman.

Pemupukan dilakukan langsung warga binaan asimilasi dan didampingi petugas Lapas Terbuka Lombok Tengah.

Pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk organik dan anorganik.

Pemupukan dilakukan dengan cara menyebarkan pupuk secara merata di sekitar tanaman jagung.

Baca juga: Lapas Terbuka Lombok Tengah Gelar Upacara Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-60 2024

Kalapas Terbuka Lombok Tengah, Agung Putra menegaskan, dengan adanya pemupukan ini diharapkan pertumbuhan dan produktifitas tanaman jagung dapat optimal, mengurangi persaingan unsur hara dengan gulma serta resisten terhadap hama dan penyakit tanaman lainnya.

"Semoga dengan pemberian pupuk secara rutin ini dapat memperbaiki kondisi tanah, meningkatkan kesuburan tanah serta memberikan nutrisi untuk tanaman," ucap Agung Putra.

Kedepannya, Kalapas berharap tanaman yang ada dapat memiliki hasil yang baik sehingga dapat mendukung produktivitas pertanian yang ada di Lapas Terbuka Lombok Tengah.

Baca juga: Wujudkan Pemasyarakatan Sehat, Pegawai dan Warga Binaan Lapas Terbuka Lombok Tengah Ikuti Penyuluhan

Sebelumnya, warga binaan membudidayakan jagung manis pada lahan seluas 10 are dan berhasil dipanen bersama pada Kamis, (14/3/2024).

Agung Putra mengatakan bahwa keberhasilan kegiatan ini merupakan arahan Kakanwil Kemenkumham NTB, Parlindungan untuk terus berusaha yang terbaik memberikan pelayanan dan terus mengembangkan potensi kepada warga binaan sehingga dapat berkontribusi positif setelah bebas.

Selain memberikan keterampilan baru kepada narapidana, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemandirian warga binaan setelah bebas untuk berkontribusi positif terhadap ketahanan pangan di lingkungan sekitar.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved