Wawancara Khusus
Sandiaga Uno Bicara Politik 2024: Mas Ganjar Itu Mitra Kerja
Tidak cuma dekat, Sandi juga merasa memiliki chemistry dengan Ganjar karena sama-sama pernah menjadi pemimpin daerah.
TRIBUNLOMBOK.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengaku mengenal dekat sosok Ganjar Pranowo bakal calon presiden yang diusung PDI Perjuangan.
Tidak cuma dekat, Sandi juga merasa memiliki chemistry dengan Ganjar karena sama-sama pernah menjadi pemimpin daerah.
Baca juga: Bursa Cawapres Ganjar Pranowo Versi Hanura: Erick Thohir Hingga Sandiaga Uno
“Mas Ganjar mitra kerja,” ucap Sandiaga saat wawancara eksklusif dengan Tribun Network di Jakarta, Senin (15/5/2023).
Berikut wawancara Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra dengan Sandiaga Uno.
Meskipun belum tentu tetapi sekarang ini ada tiga kandidat Pak Anies, Pak Prabowo, dan Mas Ganjar. Bisa tidak Pak Sandi mengomentari tiga orang ini dalam satu kata?
Pak Prabowo mentor, Pak Anies sahabat, Mas Ganjar mitra kerja.
Pak Sandi kenal dekat tidak dengan Mas Ganjar, kalau boleh ditanya seberapa besar chemistry-nya?
Saya sangat dekat sekali. Kalau saya melihat dari interaksi bersama Pak Ganjar di tengah masyarakat baik itu bertemu UMKM dan desa wisata ya chemistry-nya sangat dapet. Ya kita bersahabat sama-sama suka lari jarak jauh.
Ada lomba-lomba marathon sepedahan juga suka bareng. Kita punya kesamaan hobi, beliau juga pernah menjadi pejabat pimpinan daerah. Beliau gubernur sementara saya wakil gubernur.
Tapi tentunya kan keputusan ada di pimpinan partai politik jadi kalau chemistry ya, saya merasa mudah-mudahan Pak Ganjar merasa yang sama sangat nyaman. Itu kan kalau dalam hal pekerjaan, sedangkan kalau urusan politik itu ranahnya pemimpin dari parpol.
Orang saat ini didera ketakutan polarisasi politik 2019 kembali terjadi 2024. Ada keterbelahan di situ, ada politik identitas, komentar Pak Sandi bagaimana?
Sebagai alumni pilkada 2017 dan pilpres 2019 saya punya pengalaman dan saya punya banyak catatan.
Apa yang kita lakukan di 2019 dengan membentuk unity government atau Kabinet Indonesia Maju yang merupakan gabungan dua rival pemilu adalah sebuah kemajuan.
Ini sebuah inovasi karena negara-negara lain sangat kagum dan juga terkejut di Indonesia bisa terjadi. Tapi bangsa Indonesia ini sebetulnya guyub, rukun, gotong royong, serta nilai-nilai luhur bangsa kita bhineka tunggal ika.
Saya juga pengalaman di 2019 untuk membangun kebersamaan itu. Saya meyakini jika kita mengawal narasi dengan penuh kedisiplinan dan hati-hati sekali tidak menyentuh isu yang berpotensi polarisasi politik, maka kita bisa mendorong keberlanjutan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Sandiaga-Uno-Sosialisasi-Sadar-Wisata-di-Desa-Senteluk.jpg)