Jumat, 8 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Masjid Bengak Sekarbela: Sejarah Nama dan Riwayat Kemunculan Mata Air

Pemberian nama Bengak pada masjid ini tidak terlepas dari seorang yang dianggap wali saat singgah

Tayang:
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Wahyu Widiyantoro
TRIBUNLOMBOK.COM/ROBBY FIRMANSYAH
Anak-anak yang sedang bermain di pinggir kolam dan gerbang masuk Masjid Ar-Raisiyah atau Masjid Bengak di Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, NTB. 

Laporan wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pulau Lombok dikenal dengan istilah pulau seribu masjid.

Salah satunya Masjid Ar-Raisiyah atau Masjid Bengak di Gang Masjid, Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, NTB.

Masjid Bengak atau dalam bahasa Indonesia berarti "heran" ini berada di tengah pemukiman padat penduduk.

Akses masuk menuju masjid ini melalu gang sempit yang hanya bisa dilalui sepeda motor.

Masjid dengan arsitektur modern ini sudah mengalami empat kali renovasi.

Baca juga: Masjid Cina di Lombok Barat, Simbol Multikultural dan Toleransi Umat Beragama

Di dalam masjid, mimbarnya di hiasi ukiran kaligrafi yang ditulis di kayu berwarna hitam.

Kayu tersebut diperkirakan berusia 100 tahun lebih.

Masjid Ar-Raisiyah terdiri atas tiga lantai yang di topang oleh tiang-tiang beton besar dengan satu menara yang menjulang tinggi.

Bagian halaman masjid, sudah dipasangkan batu alam dengan motif bunga.

Sementara di pojokan terdapat kolam yang dipagar menggunakan besi.

Tepat di belakang mimbar dibuatkan tempat berwudhu dan kamar mandi.

Air yang digunakan diambil dari mata air bersejarah tersebut.

Mata Air Karomah Wali

Penyebutan nama Masjid Bengak tidak lepas dari sejarah penyebaran Islam di Sekarbela.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved