Pengurus GAKESLAB NTB Dilantik: Peran Vital Distributor Daerah untuk Kemandirian Alat Kesehatan
Saat ini, jumlah perusahaan (distributor) Alkes di NTB tercatat sebanyak 30 perusahaan
Penulis: Lalu Helmi | Editor: Wahyu Widiyantoro
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Asosiasi perusahaan alat kesehatan GAKESLAB Indonesia menyatakan sikap bahwa distributor daerah memainkan peranan sangat penting untuk mendukung kemandirian Alkes.
Hal ini dikemukakan oleh Sekretaris Jenderal GAKESLAB Indonesia Randy H. Teguh dalam acara Pelantikan Pengurus GAKESLAB Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2022-2026 di Mataram, Minggu (12/3/2023).
Pihaknya menekankan bahwasanya sejak pandemi Covid-19 terjadi, Presiden Joko Widodo mendorong kemandirian alkes.
Hal itu terutama demi menjamin agar Indonesia tidak lagi mengalami kekurangan alkes seperti di awal pandemi.
Randy menilai, dorongan ini direspon oleh dunia usaha alkes dengan tindakan distributor alkes yang berbondong-bondong mengubah diri menjadi produsen Alkes.
Baca juga: Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Ketua PB IDI: Ketersediaan Obat dan Alkes Harus Tetap Dijaga
Sayangnya, gerakan yang positif ini kemudian ditunggangi oleh framing dari pihak-pihak yang tidak menginginkan masuknya pesaing baru, bahwa distributor alkes adalah penyebab mahalnya alkes.
Sehingga seharusnya dihilangkan dan alkes dikirim langsung dari produsen kepada sarana kesehatan.
Randy mengatakan bahwa kondisi ini telah menyebabkan banyaknya kesulitan bagi sarana kesehatan yang mencoba beralih ke alkes dalam negeri.
Hal itu dikarenakan mereka kesulitan mendapatkan layanan purna jual dari produsen – yang berada di lokasi sangat jauh – serta ongkos kirim produk sering kali lebih mahal dari harga produknya.
Kondisi ini dapat menyebabkan keengganan dari sarana kesehatan untuk beralih membeli produk alkes dalam negeri.
“Perlu diingat bahwa produsen dan distributor adalah dua faktor yang saling mendukung dan memiliki peran masing-masing dalam kemandirian alkes. Negara China yang sudah mandiripun memperkuat peranan distributor alkes, untuk memastikan bahwa sarana kesehatan akan terlayani dengan baik karena besarnya area yang harus dijangkau," paparnya.
Indonesia, kata Randy bukan saja merupakan negara yang besar, tetapi terdiri dari ribuan pulau yang terpisah satu dengan lain oleh perairan.
Secara logika, Gakeslab menikai mustahil bagi produsen untuk dapat menjangkau setiap sarana kesehatan dengan cepat untuk menyediakan layanan purna jual.
Ia menambahkan, Kementerian Kesehatan RI telah memiliki program yang sangat baik, yaitu sertifikasi Cara Distribusi Alkes yang Baik (CDAKB) dan setiap distributor alkes diwajibkan tersertifikasi paling lambat pada akhir tahun 2023.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Sekretaris-Jenderal-GAKESLAB-Indonesia-Randy-H-Teguh.jpg)