43 Desa di Lombok Utara Terapkan Aplikasi Simple Desa untuk Permudah Akses Layanan

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menyiapkan 43 desa di 5 kecamatan yang akan menerapkan aplikasi Simple Desa

TRIBUNLOMBOK.COM/AHMAD WAWAN SUGANDIKA
Kepala Dinas Diakominfo Kabupaten Lombok Utara Hairul Anwar 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menyiapkan 43 desa di 5 kecamatan yang akan menerapkan aplikasi Simple Desa.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan akses layanan informasi yang ada di desa.

Kepada TribunLombok.com, Kepala Dinas Diakominfo Lombok Utara Hairul Anwar mengatakan, saat ini ke-43 desa tersebut posisinya sedang menunggu arahan dari pusat kapan waktunya akan digunakan.

"Ini sedang kita upayakan berjalan di Lombok Utara Simple Desa, dengan 43 Desa dari 5 kecamatan," kata Hairun Anwar pada TribunLombok.com, Selasa (24/1/2023).

Saat ini, ada 70 desa di Indonesia yang akan menjalin MoU dengan Simple Desa.

Baca juga: Fokus Pengembangan Wisata Lombok Utara: Gili Trawangan Dahulu, Rinjani Kemudian

Kabupaten Lombok Utara merupakan salah satu daerah yang turut serta menggunakan aplikasi tersebut.

Dikatakan Hairun Anwar, aplikasi Simple Desa sendiri merupakan bagian dari desa pintar, dimana nantinya akan memuat produk layanan desa, seperti keamanan, dan pelayanan administrasi.

Mirip dengan Sistem Informasi Desa (SID) akan ada kelebihan.

Teknis pembagian dan cara penggunaannya nanti akan disalurkan dan dilakukan bimbingan oleh pusat langsung.

"Kita sekarang sedang menunggu arahan dari pusat untuk bagaimana nanti pengoptimalannya," katanya.

Nantinya aplikasi Simple Desa bisa sepenuhnya digunakan masyarakat dengan didownload di Android Playstore.

"Masyarakat secara gampang bisa menggunakan aplikasi desa itu, namun hanya bisa digunakan di desa yang menjalin MoU, nanti juga aplikasinya bisa diunduh oleh masyarakat, dan diimplementasi langsung," katanya.

Keunggulan aplikasi Simple Desa juga ada pada kontrol pusat yang langsung bisa dibaca oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Para operator terlebih dahulu nanti akan diberikan pelatihan sekaligus juga pendampingan.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved