Kamis, 9 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Pemilu 2024

Golkar Timang Bawa Ridwan Kamil ke Pilgub Jakarta 2024

Partai Golkar akan mengusung Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta 2024 apabila memiliki elektabilitas yang tinggi

Tribunnews/Jeprima
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Rabu (18/1/2023). 

TRIBUNLOMBOK, JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah resmi menjadi kader Partai Golkar.

Elektabilitas pria yang karib disapa Kang Emil itu diharap bisa mendongkrak suara partai besutan Airlangga Hartarto ini jelang Pemilu 2024.

Pada Pilkada 2024 pun, Ridwan Kamil tidak hanya digadang untuk maju lagi di Jawa Barat, melainkan ke ibu kota sebagai Gubernur Jakarta.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Ace Hasan Syadzily mengatakan Ridwan Kamil berpeluang
untuk kembali dicalonkan pada pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) atau DKI Jakarta.

Dalam mencalonkan seseorang, partainya akan memperhatikan aspek elektabilitas dan memiliki kinerja bagus.

"Tentu nanti ada mekanismenya di internal Partai Golkar untuk menentukan siapa calon gubernurnya dengan memperhatikan aspek elektabilitas dan tentu kinerja beliau sebagai gubernur Jabar," kata Ace di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (18/1/2023) dikutip dari Tribunnews.

Baca juga: Ridwan Kamil Masuk Partai Golkar, Bakal Langsung Diumumkan Ketua Umum Airlangga Hartarto

Ace menyebut Partai Golkar akan mengusung Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil apabila memiliki elektabilitas yang tinggi.

"Jika nanti di tahun 2024 elektabilitas beliau (Kang Emil) tinggi, tentu kami tidak akan ragu mencalonkan beliau sebagai calon gubernur dari Partai Golkar untuk Provinsi Jawa Barat. Atau bahkan mungkin untuk Jakarta," kata Ace.

Sebagai kader, Ace menegaskan Kang Emil memiliki hak untuk mencalonkan diri ataupun dicalonkan.

"Tentu beliau (Kang Emil) memiliki hak dan kewajiban sebagai kader yaitu untuk dicalonkan dan mencalonkan diri," ujarnya.

Kendati demikian, Ace menjelaskan terkait pengusungan merupakan kewenangan Partai Golkar, bukan dirinya.

"Saya sebagai ketua Golkar Jawa Barat tentu akan mempertimbangkan secara seksama terkait dengan penugasan yang diberikan oleh partai kepada Kang Emil sebagai Gubernur Jawa Barat nanti," ungkap dia.

Follower Medsos

Ridwan Kamil mengandalkan follower atau pengikutnya di media sosial sebanyak 30 juta untuk menggalang suara pemilih terhadap Partai Golkar.

Follower tersebut merupakan modalnya untuk menarasikan Partai Golkar ke pemilih.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved