Berita Lombok Timur

DPRD Lombok Timur Singgung Soal Anggaran Mitigasi Bencana dalam APBD

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur berharap ada kelanjutan anggaran mitigasi kebencanaan di Kabupaten Lombok Timur.

TRIBUNLOMBOK.COM/AHMAD WAWAN SUGANDIKA
DPRD Lombok Timur Singgung Soal Anggaran Mitigasi Bencana dalam APBD - Wakil Ketua DPRD Lombok Timur, Badran Archid. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur berharap ada kelanjutan anggaran mitigasi kebencanaan di Kabupaten Lombok Timur.

Wakil Ketua DPRD Lombok Timur Badran Archid menjelaskan, mitigasi bencana merupakan persolan yang mendasar di Lombok Timur, sehingga anggran mitigasi tidak boleh ditiadakan meski dengan alasan minimnya anggaran.

"Jadi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) harus punya inovasi terkait mitigasi ini. Karena kita tidak pernah tahu bencana itu kapan akan terjadi, sehingga butuh persiapan," ucapnya, Selasa (10/1/2023).

Mitigasi ini menurutnya tidak selalu berbicara soal anggran, namun untuk bisa mewaspadai dan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait antisipasi bencana bisa dilakukan dengan cara nonformal, tidak mesti harus dilakukan secara formal. 

Baca juga: Sunrise Land Lombok Timur Ditutup Sementara, Pengelola: Mitigasi Bencana adalah Prioritas

Daerah Lombok Timur merupakan daerah yang rawan bencana, mengingat lokasinya yang dekat dengan gunung berapi.

"Tidak boleh mitigasi itu ditiadakan, harus ada dan berjalan, karena kita punya gunung berapi dan daerah-daerah yang rawan bencana," tegasnya.

Meski anggaran mitigasi bencana tahun 2023 ini ditiadakan, namun dirinya berjanji akan kembali menganggarkannya pada APBD perubahan.

Sebab mitigasi bencana ini menurutnya hal yang sangat penting untuk Lombok Timur.

Baca juga: Program Mitigasi Kebakaran di Gili Trawangan Diperkuat Berkaca dari Kasus Jambuluwuk

Indikasi bencana tidak selalu mengacu pada kondisi cuaca buruk. Bencana bahkan bisa terjadi saat cuaca cerah dan bersahabat.

"Nah, itu yang perlu diantisipasi dan diberikan pemahaman kepada masyarakat," demikian Badran. 

 

Bergabung dengan Grup Telegram TribunLombok.com untuk update informasi terkini: https://t.me/tribunlombok.

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved