Imigrasi Mataram

Imigrasi Mataram Buka Layanan Paspor Akhir Pekan

Layanan paspor simpatik merupakan layanan paspor yang diberikan pada hari sabtu dan minggu

DOK. IMIGRASI MATARAM
Pelayaran paspor Sabtu dan Minggu di Imigrasi Mataram. 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram membuka layanan paspor simpatik dan layanan eazy passport mulai 7 Januari hingga 25 Januari 2023.

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai instruksi Direktorat Jenderal Imigrasi melalui surat nomor IMI.7-UM.01.01-092 dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi (HBI) yang akan jatuh pada 26 Januari 2023 mendatang.

Layanan paspor simpatik merupakan layanan paspor yang diberikan pada hari sabtu dan minggu.

Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Imigrasi Mataram I Made Surya Artha mengklaim bahwa terobosan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat yang bekerja.

"Pemohon paspor yang memiliki kesibukan di hari kerja tentu terbantu dengan adanya program ini, terlebih mereka bisa datang langsung dan mendapat pelayanan secara walk-in", jelasnya.

Baca juga: Sehari Pascadilantik, Dirjen Imigrasi Silmy Karim Langsung Tinjau Layanan di Bandara Soekarno-Hatta

Made Surya merinci jenis layanan yang dibuka pada program paspor simpatik ini.

"Layanan ini kami khususkan untuk permohonan paspor baru dan penggantian paspor karena habis berlaku, untuk penggantian paspor karena hilang / rusak kami layani di hari kerja", tuturnya.

Selain memberikan layanan paspor di akhir pekan hingga 25 Januari 2023, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram juga menggelar program eazy passport.

Program ini merupakan program jemput bola dimana petugas mendatangi lokasi pemohon dan memberikan layanan paspor secara kolektif.

Baca juga: Capaian Kinerja Imigrasi Mataram Tahun 2022: Terbitkan 76 Ribu Paspor Hingga Deportasi 17 WNA

Made Surya menjelaskan bahwa untuk eazy passport dalam rangka HBI ini akan dilakukan dengan menyasar kaum rentan

"Melalui program ini, kami siap mendatangi lokasi pemohon dan memberikan pelayanan secara kolektif bagi pemohon dengan kategori kaum rentan dan penyandang disabilitas", jelasnya.

(TribunLombok.com)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved