Berita Bima

FKUB Kota Bima Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bima, mengutuk keras aksi Bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar Bandung

Penulis: Atina | Editor: Wahyu Widiyantoro
ISTIMEWA
Ketua FKUB Kota Bima, H Mahmud. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bima, mengutuk keras aksi Bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar Bandung. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bima, mengutuk keras aksi Bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar Bandung.

"Kami mengutuk keras aksi terorisme yang meledakan diri dengan bahan peledak tersebut, karena tidak dibenarkan dalam ajaran agama," ujar Ketua FKUB Kota Bima, H Mahmud.

Ia mengatakan, bentuk kekerasan dalam bentuk apapun, apalagi sampai menghilangkan nyawa orang lain dengan dalih ajaran tertentu sudah sangat jelas dilarang.

"Tindakan bom bunuh diri kemarin merupakan tindakan keji yang tidak berprikemanusiaan dan tidak beradab," tegasnya.

Baca juga: Partai Perindo Kecam Bom Bandung, TGB: Tidak Boleh Ada Ruang untuk Terorisme di Indonesia

Mahmud kemudian mengajak seluruh umat beragama, mewaspadai dan bersatu untuk melawan aksi radikalisme tersebut.

Mahmud juga menyampaikan turut berduka cita yang mendalam, atas jatuhnya korban dari anggota kepolisian.

Ia berharap, isteri dan keluarga anggota Polsek Astana Anyar yang gugur saat bertugas, diberikan ketabahan dan kesabaran.

"Dengan adanya peristiwa tersebut, kami juga mengimbau pada seluruh elemen untuk tetap menjaga semangat persatuan NKRI," imbaunya.

Kemudian tambah Mahmud, ummat agama tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang tidak jelas dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Agama manapun, tidak pernah menyerukan kekerasan. Termasuk Islam," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved