Breaking News:

Klarifikasi Mori Hanafi Terkait Upah Wasit Liga 3 Asprov PSSI NTB yang Belum Dibayarkan

Ketua Umum Asprov PSSI NTB Mori Hanafi menepis isu Liga 3 Asprov PSSI NTB yang belum dilanjutkan karena wasit belum dibayar. Dia membantah isu itu.

Penulis: Jimmy Sucipto | Editor: Sirtupillaili
 TribunLombok.com/Sirtupillaili
Mori Hanafi, Ketua Umum PSSI NTB 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Ketua Umum Asprov PSSI NTB Mori Hanafi menepis isu Liga 3 Asprov PSSI NTB belum dilanjutkan karena wasit belum dibayar.

Mori Hanafi menjelaskan, Liga 3 Asprov PSSI NTB belum dilanjutkan karena tidak ada surat rekomendasi dari PSSI pusat.

“Bukan karena wasit. Tapi memang belum ada surat rekomendasi,” buka Mori Hanafi, saat dihubungi melalui WhatsApp, Rabu (7/12/2022).

Terkait permasalahan wasit yang belum dibayarkan, Mori tidak membantah hal tersebut.

“Memang belum dibayar, tapi biasanya dibayarkan saat kompetisi sudah berakhir dan selesai. Tahun lalu kita juga begitu kok,” terang Mori Hanafi.

Baca juga: Liga 3 Asprov PSSI NTB Resmi Ditunda, Berikut Keterangan Mori Hanafi dan Polda NTB 

Terkait mandeknya pembayaran wasit tersebut, Mori Hanafi menjelaskan, pihaknya sudah melakukan rapat dan mengambil putusan lebih lanjut pada Sabtu (3/12/2022) lalu.

“Akan kami bayarkan dulu setengahnya di minggu ini, sisanya saat kompetisi telah usai,” ungkap Mori.

Mori Hanafi menegaskan, pihaknya akan terus berupaya melakukan yang terbaik bagi kompetisi sepak bola di NTB.

Di lain kesempatan, salah satu wasit yang tidak ingin disebutkan namanya dan ikut memimpin pertandingan Liga 3 Asprov PSSI NTB ikut buka suara.

“Sampai saat ini saya dan teman-teman lainnya belum dibayarkan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, satu wasit utama dibayarkan perharinya seharga Rp500 ribu dan Rp200 ribu uang makan.

Sedangkan untuk asisten wasit (hakim garis) dibayarkan Rp350 ribu per hari dan Rp200 ribu untuk makan.

Dan sebanyak 12 hingga 16 wasit yang ikut memimpin pertandingan Liga 3 Asprov PSSI NTB.

“Satu wasitnya memiliki jumlah bermain berbeda-beda, ada yang sudah 10 kali atau 6 kali ikut memimpin,” ungkap wasit tersebut.

Wasit tersebut berharap agar upahnya segera dibayarkan demi memastikan pekerjaan yang ia laksanakan bersama wasit lainnya.

“Semoga permasalahan upah perangkat pertandingan pada gelaran Liga 3 Asprov PSSI NTB mampu terselesaikan,” tandas wasit tersebut.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved