Berita Lombok Timur

Bupati Sukiman Ingatkan Komitmen OPD, Imbas Rendahnya PAD Lombok Timur Tahun Anggaran 2022 

Hal tersebut di tegaskan Bupati saat memimpin Rapat Evaluasi yang berlangsung di Rupatama 1, pada Selasa (6/12/2022).

DOK ISTIMEWA
Bupati Lombok Timur H M Sukman Azmy saat memimpin Rapat Evaluasi yang berlangsung di Rupatama 1, pada Selasa (6/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Bupati Lombok Timur H M Sukiman Azmy menginventarisasi sejumlah permasalahan yang menyebabkan masih rendahnya realisasi belanja maupun pendapatan asli daerah (PAD) sejumlah OPD, utamanya yang berada di bawah 70 persen.

Oleh karenanya Bupati meminta penjelasan sekaligus komitmen para pemimpin OPD untuk target optimal yang dapat direalisasikan sampai dengan berakhirnya tahun anggaran 2022. 

Hal tersebut di tegaskan Bupati saat memimpin Rapat Evaluasi yang berlangsung di Rupatama 1, pada Selasa (6/12/2022). 

Bupati mengevaluasi OPD yang capaiannya belum bergeser sejak Oktober.

Baca juga: APBD Lombok Timur Fokus pada Kesehatan dan Pendidikan, Dinkes Akan Maksimalkan Anggaran

"Dengan kondisi itu, Lombok Timur akan sulit untuk mengejar ketertinggalan," ucapnya. 

Bupati juga sempat membandingkan kinerja OPD dengan Kecamatan yang realisasianya rata-rata di atas 90 persen, kecuali kecamatan Selong yang capaiannya 86,74 persen. 

Bupati sempat pula mengkritisi masih rendahnya realisasi PAD kendati telah berupaya optimal dengan melibatkan aparat penegak hukum (APH). 

Bupati mengingatkan bahwa APBD Lombok Timur Tahun 2023 telah ditetapkan. 

Baca juga: Bupati Lombok Timur Terima DIPA dan TKDD 2023 dari Gubernur Provinsi NTB

"Saya berharap agar semua dapat mempersiapkan pelaksanaan APBD tersebut dari semua aspek, seperti yang sudah disepakati dengan DPRD pada pembahasan lalu," terangnya. 

Di sisi lain Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh OPD dan Camat serta berbagai pihak yang telah mendukung keberhasilan Lombok Timur memperbaiki peringkat IPM ke posisi tujuh, sesuai target yang telah ditetapkan.    

Secara umum sampai dengan 2 Desember, berdasarkan pemaparan Kepala Bappeda Hj Baiq Miftahul Wasli realisasi APBD tahun 2022 dari sisi pendapatan mencapai 88,67 persen dari anggaran Rp. 2,992 triliun lebih. 

Sementara dari sisi belanja realisasinya 82,75 persen dari angka Rp.3,288 triliun lebih, sedangkan dari sisi pembiayaan penerimaan pembiayaan 83,50 persen dan pengeluaran pembiayaan di posisi 39 persen. 

Sejumlah OPD realisasinya masih di bawah 80 persen.

Dari sisi belanja misalnya, terdapat RSUD Lombok Timur (68,18 persen) dan RSUD Patuh Karya (67,46 persen), Dinas Pertanian (61,84 persen), Dinas Perindustrian (61,04 persen), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (53,82 persen). 

Sementara dari sisi pendapatan masih ada OPD dengan capaian di bawah 60 persen seperti Dinas Perdagangan (56,61 persen), Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (27,88 persen), Dinas Pertanian (28,5 persen), Dinas Kelautan dan Perikanan (32,8 persen). 

Bupati menutup rapat tersebut dengan memberikan nasihat dan motivasi kepada para pimpinan OPD, Camat, Asisten, Staf ahli, dan Kepala bagian lingkup Setda Lombok Timur yang hadir pada kesempatan itu. 

 

Bergabung dengan Grup Telegram TribunLombok.com untuk update informasi terkini: https://t.me/tribunlombok.

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved